Key Strategy: Lewat Kopra, Eksportir Bisa Pantau dan Kelola DHE SDA
Lewat Kopra, Eksportir Bisa Pantau dan Kelola DHE SDA
Bank Mandiri melalui platform digitalnya, Kopra by Mandiri, meluncurkan solusi terpadu yang memudahkan eksportir dalam mengelola dan memantau penerapan DHE SDA pada Rekening Khusus (Reksus) sesuai aturan yang berlaku. Fitur DHE Tracker, yang merupakan bagian dari solusi ini, memberikan visibilitas penuh atas transaksi yang masuk ke akun khusus tersebut.
DHE SDA, atau Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alas, wajib ditempatkan di sistem keuangan nasional berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2025. Dalam penerapan, pengelolaan DHE SDA memerlukan kehati-hatian administratif dan pengawasan transaksi yang konsisten agar perusahaan dapat menjaga kepatuhan sekaligus mengoptimalkan arus kas.
Fitur DHE Tracker ini dirancang untuk memberikan visibilitas penuh atas transaksi yang masuk ke Rekening Khusus DHE SDA. Eksportir memperoleh kemudahan dalam mengakses data secara langsung, sehingga proses rekonsiliasi dan pencatatan menjadi lebih akurat, cepat, dan efisien. Sistem juga dilengkapi dengan notifikasi otomatis setiap kali terdapat dana masuk ke akun tersebut.
“Inovasi ini menjadi bagian dari komitmen Bank Mandiri mendukung eksportir Indonesia tumbuh berkelanjutan dan berdaya saing di pasar global. Pada saat bersamaan, juga memperkuat sistem keuangan nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Senior Vice President Digital Wholesale Banking Bank Mandiri Yohan Sugiono, dalam keterangan resminya, dikutip Senin (6/4/2026).
Salah satu fitur andalan DHE Tracker adalah self-flagging, yang memungkinkan eksportir mengelompokkan dana yang diterima berdasarkan jenisnya, seperti hasil ekspor minyak dan gas, non-minyak dan gas, atau transaksi lainnya sesuai ketentuan. Pengelompokan ini membantu tim keuangan dalam menyusun laporan internal, mendukung audit, serta memastikan pemenuhan regulasi secara lebih terdokumentasi.
Dengan pendekatan proaktif, pemantauan arus devisa menjadi lebih responsif dan memberikan kepastian dalam pengambilan keputusan keuangan. Eksportir juga bisa mengunduh laporan transaksi incoming sebagai dokumen pendukung administrasi, memudahkan penyimpanan arsip dan persiapan dokumen untuk pelaporan maupun pemeriksaan.
Sebagai informasi, hingga Desember 2025, nilai transaksi Kopra by Mandiri mencapai lebih dari Rp27.000 triliun atau tumbuh lebih dari 20% secara tahunan, dengan volume transaksi menembus 1,5 miliar atau naik 14% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah pengguna Kopra juga telah melampaui 300.000, mencerminkan meningkatnya kepercayaan korporasi terhadap layanan digital Bank Mandiri.
Kehadiran DHE Tracker semakin memperkuat peran Kopra by Mandiri sebagai enabler transformasi digital sektor wholesale, sekaligus katalis pertumbuhan ekonomi nasional, menurut Yohan. Langkah ini menegaskan peran aktif Bank Mandiri dalam mendorong penguatan ekosistem ekspor Indonesia melalui inovasi yang relevan dan adaptif sesuai kebutuhan pelaku usaha.