Topics Covered: Menlu Pakistan kembali kunjungi China di tengah upaya mediasi Iran-AS

Menlu Pakistan Kembali Kunjungi China di Tengah Upaya Mediasi Iran-AS

Dalam pertemuan di Beijing, Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, melakukan dialog dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, untuk membahas isu konflik di Timur Tengah. Pihak berwenang China menyatakan bahwa pertemuan ini bertujuan meningkatkan komunikasi strategis antara kedua negara mengenai situasi Iran dan berbagai masalah internasional serta regional yang memiliki kepentingan bersama.

“Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Pakistan, Mohammad Ishaq Dar, akan tiba di China hari ini. Pertemuan antara Menlu Wang Yi dan Ishaq Dar diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam menyelesaikan konflik Timur Tengah,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, dalam konferensi pers di Beijing, Selasa.

Pakistan, Arab Saudi, Mesir, dan Turki sedang berusaha mendorong pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran. Rencana ini bertujuan mengakhiri perang yang terjadi di wilayah tersebut, dengan Pakistan diperkirakan menjadi pihak yang mengatur pertemuan. Mao Ning menambahkan bahwa Tiongkok dan Pakistan bersama-sama mendukung perdamaian serta keadilan, serta siap melakukan upaya baru untuk menyelesaikan konflik.

Sebelumnya, Ishaq Dar menyatakan bahwa AS dan Iran telah menyetujui Pakistan sebagai pihak yang dapat memfasilitasi dialog antara kedua negara. Ia juga menegaskan bahwa Islamabad bersedia mengadakan pembicaraan antarpihak dalam beberapa hari ke depan, demi mencapai penyelesaian yang komprehensif dan berkelanjutan atas konflik saat ini.

Dalam upaya tersebut, para menlu dari Pakistan, Arab Saudi, Mesir, dan Turki sepakat membentuk komite yang terdiri dari empat pejabat senior dari masing-masing kementerian luar negeri untuk menentukan langkah teknis melalui kesepahaman dan konsensus bersama.

“Negosiasi langsung dengan AS belum dilakukan, dan kontak hingga kini hanya berupa pertukaran pesan melalui perantara,” ungkap Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, pada Senin (30/3). Ia juga mempertanyakan kepercayaan AS terhadap upaya diplomatik mengakhiri perang dengan Iran. “Saya tidak tahu berapa banyak orang di AS yang benar-benar serius terhadap klaim diplomatik mereka. Misi kami jelas, berbeda dengan pihak lain yang terus berubah posisi,” katanya.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mendorong kerja sama diplomatik dengan mediator termasuk Pakistan, Turki, dan Mesir. Ia menyebut perundingan tidak langsung dengan Iran melalui utusan Pakistan telah menunjukkan kemajuan, dengan potensi kesepakatan bisa tercapai dalam waktu singkat.

Dilaporkan bahwa Pentagon mengerahkan hingga 10.000 pasukan darat tambahan ke kawasan Timur Tengah. Komando Pusat (CENTCOM) AS mengumumkan pada Sabtu (28/3) bahwa lebih dari 3.500 anggota, termasuk 2.500 marinir, telah tiba di wilayah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *