AS Cabut Izin Tinggal 2 Wanita Kerabat Jenderal Iran Soleimani

AS Cabut Izin Tinggal 2 Wanita Kerabat Jenderal Iran Soleimani

Pemerintah Amerika Serikat mengambil langkah tegas dengan mencabut izin tinggal tetap dua wanita yang diduga memiliki kaitan keluarga dengan almarhum Mayor Jenderal Qassem Soleimani, pemimpin Pasukan Quds Iran. Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Sabtu (4/4) lalu, Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa Hamideh Soleimani Afshar, keponakan Soleimani, dan putrinya ditangkap pada Jumat (3/4) malam. Saat ini, keduanya ditahan oleh Imigrasi dan Bea Cukai (ICE), sementara pihak AS berusaha mendorong mereka untuk meninggalkan negara tersebut.

Penjelasan Departemen Luar Negeri AS

“Soleimani Afshar adalah pendukung aktif rezim totaliter dan teroris Iran,” kata Departemen Luar Negeri AS. “Pemerintah Trump tidak akan mengizinkan AS menjadi tempat tinggal bagi warga negara asing yang mendukung kekuasaan anti-Amerika.”

Tetapi Zeinab Soleimani, putri Soleimani, membantah hubungan keluarga antara kedua wanita tersebut dengan almarhum. “Individu yang ditangkap tidak memiliki keterkaitan dengan martir Soleimani, dan klaim Deplu AS adalah salah,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Ini bukan pertama kalinya dalam bulan ini pemerintahan Trump mengambil tindakan serupa terhadap warga asing yang diduga terhubung dengan para pemimpin Iran. Sebelumnya, Deplu AS telah mencabut status imigrasi dari Fatemeh Ardeshir-Larijani, putri Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani. Pada media sosial, Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyebut keputusan tersebut sebagai keberhasilan strategis. “Saya mencabut Green Card Afshar dan putrinya. Mereka juga pendukung rezim Iran yang menyebut negara kita sebagai ‘Setan Besar’,” tambah Rubio.

Dalam tindakan ini, suami Hamideh Soleimani Afshar juga dilarang masuk ke Amerika Serikat. Pernyataan Deplu AS menyertakan detail tentang gaya hidup mewah Soleimani Afshar di Los Angeles sebagai alasan tambahan untuk keputusan penangkapan dan pencabutan izin tinggalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *