Key Discussion: Ratusan Robotaxi Tiba-tiba Mogok, Penumpang Terlantar di Tengah Jalan
Ratusan Robotaxi Tiba-tiba Mogok, Penumpang Terlantar di Tengah Jalan
Pada Rabu (1/4), pihak kepolisian Wuhan mengungkapkan adanya kegagalan sistem yang diduga menyebabkan gangguan layanan robotaxi milik Baidu, Apollo Go. Insiden ini kembali memicu perdebatan mengenai keandalan teknologi kendaraan otonom. Laporan kejadian tersebut masuk pada Selasa malam, di mana sejumlah robotaxi berhenti tiba-tiba di jalanan sibuk dan tak bisa bergerak. Beruntung, seluruh penumpang berhasil keluar dengan aman, tanpa ada korban luka.
Video Bukti Kerusakan Teknis
Sebuah video yang telah diverifikasi oleh Reuters dan diunggah di Douyin (platform TikTok China) menunjukkan robotaxi terjebak di tengah arus lalu lintas. Dalam rekaman tersebut, kendaraan-kendaraan tersebut terlihat mogok dan menghambat perjalanan pengguna jalan. Petugas kepolisian mengatakan, meski pintu mobil dapat dibuka, beberapa penumpang ragu untuk turun karena kondisi jalan yang ramai, sehingga meminta bantuan petugas.
“Meski pintu mobil terbuka, beberapa penumpang memilih menunggu bantuan polisi karena kebingungan akibat kondisi lalu lintas yang padat,” kata petugas polisi dalam video yang dipublikasikan The Paper.
Menurut informasi dari media lokal, beberapa penumpang bahkan terjebak di dalam kendaraan selama hampir dua jam. Penyebab pasti kejadian ini masih dalam penyelidikan. Baidu belum memberikan respons terkait permintaan komentar mengenai insiden tersebut.
Keluhan Sebelumnya
Sebelumnya, robotaxi Apollo Go pernah menimbulkan masalah di Chongqing pada Agustus tahun lalu, saat satu unit jatuh ke lubang konstruksi. Di bulan Mei 2025, kendaraan milik Pony.ai di Beijing mengalami kebakaran di jalan raya. Kedua insiden tersebut tidak menyebabkan korban luka, tetapi menimbulkan kecurigaan terhadap kehandalan teknologi robotaxi.
Di luar China, kejadian serupa terjadi di San Francisco akibat pemadaman listrik besar, membuat robotaxi Waymo berhenti beroperasi dan mengganggu arus lalu lintas. Baidu, Pony.ai, dan WeRide merupakan tiga operator utama kendaraan otonom di China yang telah meluncurkan layanan robotaxi komersial di berbagai kota besar. Kini, mereka mulai menjangkau pasar internasional, termasuk wilayah Timur Tengah.