Rusia tegaskan penargetan pasukan perdamaian PBB bukan hal yang wajar
Rusia Tegaskan Penargetan Pasukan Perdamaian PBB Bukan Hal yang Wajar
Dubes Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya tiga anggota TNI yang bertugas dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL). Ia menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan perdamaian tidak bisa dianggap sebagai hal yang biasa. “Penargetan pasukan penjaga perdamaian seharusnya tidak menjadi situasi yang normal,” ujar diplomat Rusia tersebut saat diwawancara di Tanjung Priok, Jakarta, Selasa.
Menurut Tolchenov, tewasnya tiga prajurit Indonesia adalah dampak dari operasi militer Israel yang tidak hanya bertikai dengan Iran, tetapi juga memperluas perang ke negara-negara tetangga seperti Lebanon. Ia menyoroti peran PBB dan Indonesia sebagai anggota dalam mengirimkan personel ke Lebanon untuk menjaga perdamaian dan stabilitas wilayah tersebut. Namun, para prajurit ini justru menjadi sasaran serangan militer.
“Sekarang ini bukan lagi situasi yang baik ketika mereka terkena dampak langsung dari serangan atau tembakan. Saya berharap komunitas internasional segera mengambil tindakan untuk melindungi dan memastikan keselamatan para penjaga perdamaian,” tambahnya.
Pada hari Minggu (29/3), seorang anggota UNIFIL asal Indonesia gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi pasukan kontingen Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan. Praka Farizal Rhomadhon dinyatakan tewas, sementara tiga orang lainnya, Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan, menderita cedera. Dalam serangan terpisah pada Senin (30/3), PBB melaporkan dua anggota UNIFIL Indonesia gugur dan dua orang terluka saat konvoi logistik pasukan tersebut diserang di Bani Hayyan, Lebanon Selatan.
Dengan total tiga korban jiwa yang tercatat sejak dua hari terakhir, kasus ini menunjukkan bahwa kegiatan penjagaan perdamaian di Lebanon kini menghadapi risiko yang semakin tinggi. Tolchenov mengingatkan bahwa pasukan PBB perlu dilindungi agar tugas mereka dalam menjaga stabilitas tidak terganggu.