New Policy: Trump Klaim Militer Iran Lumpuh, Kenapa Bisa Jatuhkan Jet Tempur AS?

Trump Klaim Militer Iran Lumpuh, Kenapa Bisa Jatuhkan Jet Tempur AS?

Sejumlah pelaku konflik di Medan Banteng, Timur Tengah, berhasil meruntuhkan jet tempur AS F-15 dan A-10 Warthog. Kejadian ini menunjukkan bahwa meskipun Presiden AS Donald Trump sering menyatakan kemampuan militer Iran telah melemah, nyatanya Teheran masih mampu beradaptasi dan mengembangkan strategi pertahanan yang efektif.

Trump mengklaim bahwa serangan militer Iran telah berkurang hingga 90 persen. Namun fakta terbaru membantah klaim tersebut. Iran tidak hanya tetap berdiri tegak, tetapi juga berhasil menimbulkan kerusakan signifikan terhadap pasukan AS. Keberhasilan menembak jatuh dua jenis pesawat tempur ini menjadi bukti bahwa kemampuan pertahanan Iran masih kuat.

“Iran tidak kalah, melainkan beradaptasi dan belajar untuk menimbulkan kerusakan yang efektif,” ujar Kelly A Grieco, peneliti senior di Stimson Center, Washington dikutip dari laman DW.

Menurut Sya’roni Rofii, ahli hubungan internasional dari Universitas Indonesia, sanksi dan embargo yang diterapkan selama lebih dari empat dekade justru memperkuat kemandirian Iran. Meski terus-menerus dibatasi oleh Amerika Serikat dan berbagai kebijakan multilateral, negara itu tetap membangun industri pertahanan domestik yang mandiri, termasuk pengembangan rudal dan drone.

Sya’roni menjelaskan bahwa perlawanan Iran bukan hanya sekadar tindakan militernya, tetapi juga refleksi dari semangat nasionalis yang ditanamkan dalam pendidikan. “Ilmuwan Iran dituntut untuk berinovasi di tengah embargo. Dan itu berhasil. Kedua, prinsip yang ditanamkan kepemimpinan Iran: menanamkan semangat perlawanan terhadap Barat,” ucap Sya’roni kepada CNNIndonesia.com.

Pada Februari 2025, Laksamana Muda Habibollah Sayyari dari Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi bahwa lebih dari 90% peralatan tempur Iran diproduksi sendiri. Sayyari menegaskan bahwa kemampuan ini muncul sebagai dampak dari sanksi yang membuat Iran tidak bisa mengakses platform teknologi canggih seperti pesawat atau kapal perang baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *