Topics Covered: Menteri PKP siapkan pembangunan rusun bagi prajurit TNI AU di Lampung
Pembangunan Rusun untuk Prajurit TNI AU di Lampung Dibahas oleh Menteri PKP
Jakarta, Selasa – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, atau lebih dikenal dengan nama Ara, menginisiasi pembangunan rumah susun (rusun) khusus bagi prajurit TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang berbasis di Lampung. Dalam pernyataannya, ia menyebutkan bahwa kementerian terbuka terhadap berbagai proposal pembangunan perumahan bagi anggota TNI, termasuk usulan dari TNI AU, sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan para prajurit.
“Kami menyambut baik usulan TNI AU terkait pembangunan rusun di Lampung. Ini merupakan langkah strategis negara untuk menjamin prajurit memiliki tempat tinggal yang nyaman, aman, dan terjangkau,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta.
Pembangunan rusun dianggap sebagai solusi utama untuk menyediakan hunian bagi prajurit di area dengan keterbatasan ruang dan tingginya kebutuhan perumahan. Menurut Ara, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap lokasi, kesiapan lahan, serta mekanisme pendanaan agar program dapat segera dijalankan dan tepat sasaran.
Sebagai bagian dari kolaborasi, Menteri PKP menerima kunjungan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Tonny Harjono, untuk membahas usulan tersebut. Pertemuan ini bertujuan mempercepat realisasi hunian vertikal terencana bagi prajurit TNI AU, terutama di Lampung.
“Kebutuhan hunian prajurit TNI AU di Lampung masih tinggi, dan kami berharap usulan ini dapat segera ditindaklanjuti,” kata Tonny Harjono.
Dalam pernyataannya, KSAU menekankan bahwa hunian layak akan meningkatkan kinerja dan kesiapan prajurit dalam menjalankan tugas. Ia juga menyebutkan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah awal untuk sinergi antara Kementerian PKP dan TNI AU dalam mempercepat penyediaan perumahan, sekaligus memperkuat kesejahteraan para anggota pertahanan.
Sebagai langkah percepatan, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan, Sri Haryati, akan melakukan kunjungan langsung ke Lampung pada hari Minggu untuk mengajak survei lokasi. Ara menyampaikan bahwa tindak lanjut ini diharapkan mendorong realisasi program lebih cepat dan berdampak langsung bagi prajurit.