Tanda IQ Rendah Bisa Terdeteksi Sejak Bayi – Studi Ungkap Hal Ini

Tanda IQ Rendah Bisa Terdeteksi Sejak Bayi, Studi Ungkap Hal Ini

Penelitian terbaru mengungkap bahwa dua faktor pada masa kelahiran berpengaruh terhadap potensi kecerdasan yang lebih rendah di masa depan. Bayi yang lahir sebelum 37 minggu kehamilan, atau dikenal sebagai prematur, seringkali mengalami kesulitan dalam kemampuan belajar dan berpikir, menurut tinjauan menyeluruh terhadap penelitian sebelumnya. Faktor lain yang terkait adalah berat badan lahir rendah, yaitu kurang dari 2,5 kg, yang juga dikaitkan dengan hasil serupa.

Mengutip Newsweek, temuan ini berasal dari tinjauan yang dipimpin oleh para peneliti di Departemen Ilmu Kesehatan Perawatan Primer Nuffield, Universitas Oxford.

Tim peneliti menganalisis bagaimana kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah memengaruhi kemampuan kognitif dan prestasi akademik sepanjang hidup. Mereka mengeksplorasi hubungan antara dua kondisi tersebut dengan hasil seperti skor kecerdasan, kemampuan membaca, matematika, dan mengeja, serta kebutuhan dukungan pendidikan tambahan. Hasil menunjukkan bahwa individu dengan kondisi tersebut cenderung mendapatkan skor lebih rendah dalam tes kecerdasan.

Kesenjangan dalam kemampuan kognitif dan pembelajaran paling terlihat pada masa kanak-kanak. Meskipun perbedaan cenderung berkurang saat remaja, efeknya tidak sepenuhnya hilang dan masih terasa saat dewasa. Selain itu, para peneliti mencatat bahwa mereka lebih mungkin tidak menyelesaikan pendidikan menengah.

Studi ini menekankan pentingnya identifikasi dini anak-anak yang berisiko, sekaligus peningkatan dukungan medis dan pendidikan jangka panjang untuk meningkatkan hasil akhir. Dengan pendekatan yang tepat, perbedaan hasil dapat dikurangi seiring pertumbuhan individu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *