Important News: Halle Bailey cerita soal reaksi rasis saat bintangi The Little Mermaid
Halle Bailey Mengungkap Pengalaman Rasisme Saat Memerankan Ariel
Jakarta – Dalam wawancara dengan The Independent, aktris Halle Bailey menceritakan perasaannya menghadapi kritik dan reaksi rasisme setelah memainkan peran Ariel dalam film live-action Disney “The Little Mermaid.” Meski mengalami tekanan, ia mengungkapkan bahwa pengalaman ini memberinya pelajaran berharga tentang mengabaikan suara negatif dan mendengarkan intuisi diri.
Kritik Awal dan Reaksi Online
Beberapa bulan sebelum film “The Little Mermaid” dirilis di bioskop pada Mei 2023, Bailey sudah memprediksi adanya reaksi rasis. Ia mengatakan bahwa sebagai seorang kulit hitam, ia siap menghadapi hal tersebut. “Sebagai orang kulit hitam, saya sudah memperkirakan akan ada reaksi seperti ini,” ujarnya.
“‘The Little Mermaid’ adalah pengalaman yang indah bagi saya, dan saya merasa seperti itu mengajari saya untuk mendengarkan diri sendiri serta suara-suara baik di dalamnya. Saya belajar bagaimana mengabaikan kebisingan,” kata Halle Bailey.
Dukungan Keluarga dan Perspektif Baru
Sebagai bagian dari proses adaptasi, Bailey sering menghabiskan waktu di alam untuk menemukan keseimbangan dalam industri hiburan yang kompetitif. “Saya ada di sini sebagai sebuah berkah, dan saya bersyukur bisa bermusik serta berakting, tetapi pada saat yang sama, ini bukan hal terpenting dalam hidup. Yang penting tetap membumi dan menjaga orang-orang yang dicintai,” imbuhnya.
Beyoncé Menjadi Inspirasi
Sebelum bergabung dengan Parkwood, kelompok musik yang dipimpin Beyoncé, Bailey juga menerima nasihat dari sang penyanyi. “Saya dan Chlöe Bailey pertama kali bergabung dengan Parkwood, Beyoncé selalu berkata, ‘saya tidak pernah membaca komentar. Jangan pernah membaca komentar,’” tambahnya.
Keluarganya menjadi sumber dukungan utama. Kakek dan neneknya berbagi cerita tentang pengalaman rasisme dan diskriminasi yang mereka alami sepanjang hidup. “Itu adalah hal yang menginspirasi. Mendengar kata-kata penyemangat mereka, yang mengatakan, ‘kamu tidak mengerti apa dampak ini bagi kami, bagi komunitas kami, bagi semua gadis kecil kulit hitam dan cokelat yang akan melihat diri mereka dalam dirimu,’ membuat saya merasa lebih kuat,” ujarnya.