Important Visit: Di tengah keterbatasan, murid SLB antusias dan optimistis ikuti TKA

Di tengah keterbatasan, murid SLB antusias dan optimistis ikuti TKA

Di Jakarta, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengungkapkan bahwa siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) yang bisa mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) menunjukkan semangat tinggi dan sikap optimis dalam menghadapi ujian tersebut. Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin, menjelaskan bahwa TKA tidak hanya untuk menilai kemampuan akademik, tetapi juga berperan dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang akan segera dibuka. “Hasil TKA ini akan menjadi salah satu dasar dalam menentukan penerimaan siswa baru. Jika untuk SMP, maka tes ini berfungsi sebagai seleksi masuk ke tingkat sekolah menengah atas,” ujarnya pada Selasa.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Berharap Siswa Terus Berkarya

Tatang juga memberikan pesan kepada para siswa untuk menjaga kejujuran saat mengerjakan soal. “Tidak perlu terlalu tegang, tetapi lakukan ujian dengan sungguh-sungguh,” tambahnya. Di SLBN Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, kondisi pelaksanaan TKA dijelaskan oleh Kepala SLBN tersebut, Iva Evry Robiyansah, yang menyatakan bahwa suasana tes berlangsung hangat dan penuh harapan.

“Siswa kami memiliki tekad luar biasa untuk mencoba dan belajar mengikuti tes ini,” kata Iva.

Dalam rangkaian kegiatan, total peserta TKA di SLBN Pandaan mencapai enam orang. Mereka merupakan siswa dengan hambatan tunarungu yang tetap berusaha memaksimalkan peluang untuk terlibat dalam proses seleksi.

SLBN Semarang: Ujian Berlangsung Rileks

Pelaksanaan TKA di SLBN Semarang, Jawa Tengah, dinilai lebih santai. Para siswa menyelesaikan soal dengan gembira, tanpa tekanan berlebihan. Kepala SLBN Semarang, Sri Sugiarti, menjelaskan bahwa sejak awal, siswa yang mengikuti tes ini telah dipersiapkan secara matang.

“Kebetulan siswa kami yang mengikuti TKA hanya ada tiga, dua di antaranya tunarungu dan satu tunanetra,” kata Sri.

Dengan persiapan yang cukup, mereka terlihat lebih percaya diri dalam menghadapi soal-soal yang diberikan. Selain itu, di SLBN Halmahera Barat, antusiasme siswa terhadap TKA juga menarik perhatian.

SLBN Halmahera Barat: Siswa Tunagrahita Juga Ingin Ikuti Ujian

Dalam laporan Kepala SLBN Halmahera Barat, Ismawati Muhammad, ada siswa yang tidak terdaftar dalam TKA tetap ingin mengikuti ujian. “Meski sebenarnya siswa tunagrahita bisa tidak mengikuti TKA, tetapi dia memilih untuk tetap hadir,” ungkapnya.

Dalam hal pelaksanaan, total peserta TKA di SLBN Halmahera Barat mencapai sembilan siswa. Sekolah juga memberikan pelatihan singkat tentang penggunaan perangkat komputer dan membentuk tim persiapan untuk mendukung proses belajar menghadapi tes ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *