Key Discussion: BPBD Kaltim terapkan strategi Pagar Betis, antisipasi karhutla di IKN
BPBD Kaltim Terapkan Strategi Pagar Betis, Antisipasi Karhutla di IKN
Samarinda, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur (Kaltim) menerapkan langkah pencegahan berupa strategi Pagar Betis untuk menghadapi risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Ibu Kota Nusantara (IKN). Kepala BPBD Kaltim, Buyung Budi Purnomo, menjelaskan bahwa lima wilayah sekitar telah bersedia membantu pemadaman apabila terjadi api di kawasan IKN.
Wilayah Penyangga Bersiap Siapkan Respontif
Wilayah yang tergabung dalam strategi ini mencakup Balikpapan, Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, Paser, dan Kutai Barat. “Kesepakatan ini terwujud dari hasil rapat lintas instansi yang diadakan pekan lalu di Ops Room BPBD Kaltim,” tambah Buyung.
“Lima daerah penyangga telah sepakat untuk turun tangan membantu pemadaman jika terjadi kebakaran di kawasan IKN sebagai bentuk implementasi strategi Pagar Betis,”
Pemilihan strategi ini didasari prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memperkirakan musim kemarau akan tiba di IKN pada pertengahan Juni hingga Juli 2026, dengan puncak kekeringan terjadi di bulan Agustus. Buyung menegaskan bahwa kondisi cuaca tahun ini tergolong di bawah normal, sehingga lahan lebih rentan terbakar.
Modifikasi Cuaca dan Sistem Peringatan Dini
Pemerintah juga menyiapkan langkah modifikasi cuaca berupa pembuatan hujan buatan jika tingkat kekeringan mencapai fase kritis. Sementara itu, sistem peringatan dini melalui pesan singkat otomatis dikirimkan langsung ke ponsel warga di area rawan.
“Langkah modifikasi cuaca berupa pembuatan hujan buatan juga siap diterapkan apabila tingkat kekeringan di kawasan IKN sudah memasuki fase kritis,”
Dalam upaya mempercepat respons di lapangan, Command Center Nusantara dimanfaatkan untuk memantau titik api secara real-time melalui satelit. Selain itu, pihak kepolisian meningkatkan patroli pengawasan karena sebagian besar karhutla dipicu oleh aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar.
Pencegahan Karhutla Melalui Kesadaran Masyarakat
Buyung mengimbau masyarakat Benua Etam untuk tidak melakukan pembakaran sampah atau lahan selama musim kemarau. “Masyarakat juga kami minta untuk segera melaporkan kepulan asap atau titik api di sekitar tempat tinggal mereka ke layanan darurat 112,”