Solution For: Bank Mega akui jaga NIM jadi tantangan besar, bidik kenaikan tahun ini

Bank Mega Akui Jaga NIM Jadi Tantangan Besar, Bidik Kenaikan Tahun Ini

Jakarta – PT Bank Mega Tbk menyatakan bahwa mempertahankan net interest margin (NIM) tetap merupakan tantangan yang signifikan pada 2026. Meski mengharapkan peningkatan, perusahaan menargetkan NIM bisa kembali naik ke 4,7 persen dari level 4,18 persen pada 2025. Sebelumnya, angka tersebut turun dari 4,64 persen pada tahun lalu.

Dalam paparan publik di Jakarta, Selasa, Direktur Wholesale Banking Bank Mega Madi Darmadi Lazuardi menjelaskan bahwa tren penurunan suku bunga kredit berlangsung sejak tahun lalu, baik dalam mata uang rupiah maupun dolar AS. Faktor ini berdampak pada penurunan NIM, sementara biaya dana juga terus menurun karena tekanan dari regulator. “Tantangan besar terletak pada bagaimana mengimbangi penurunan suku bunga kredit dengan biaya dana yang kita kelola, agar NIM tetap stabil,” ujarnya.

“Kita akhirnya pintar-pintar mencari kredit-kredit yang visible, tapi dengan suku bunga yang buat Bank Mega masih kita bisa terima. Itu menurut saya tantangan yang paling besar,” kata Madi.

Menurut Madi, Bank Mega dihadapkan pada dilema antara menjaga NIM atau mendorong pertumbuhan kredit. Untuk mengatasi ini, perusahaan berusaha lebih selektif dalam menyalurkan kredit, fokus pada sektor-sektor dengan prospek positif serta memastikan keuntungan yang layak. Selain itu, persaingan dengan bank-bank besar, termasuk anggota Himbara dan bank swasta lainnya, juga mendorong kebutuhan untuk menawarkan struktur biaya yang lebih kompetitif.

Target Pencapaian Tahun 2026

Dalam pemaparan public expose yang sama, Bank Mega mengungkapkan beberapa target untuk tahun buku 2026. Di antaranya, laba bersih ditargetkan mencapai Rp3,7 triliun, total kredit diharapkan mencapai Rp74 triliun, dana pihak ketiga (DPK) menjadi Rp111 triliun, serta total aset sebesar Rp149 triliun. Dari sisi rasio keuangan, perseroan juga menetapkan target CAR 28,6 persen, LDR 66,4 persen, BOPO 64,2 persen, ROA 3,2 persen, ROE 15,6 persen, dan NPL 1,7 persen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *