Polisi sita ribuan liter biosolar ilegal di Kuantan Singingi Riau

Polisi sita ribuan liter biosolar ilegal di Kuantan Singingi Riau

Pekanbaru, (ANTARA) – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau berhasil menyita 3.200 liter bahan bakar minyak biosolar yang tidak resmi. BBM ilegal ini diduga digunakan untuk kegiatan tambang emas tanpa izin di Kabupaten Kuantan Singingi. Penangkapan dilakukan oleh Kombes Pol Ade Kuncoro, Selasa, saat tim menyita barang dari mobil pikap L300 di Jalan Sudirman Lintas Riau-Sumbar, Desa Seberang Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik.

Tersangka berinisial MI, yang merupakan pengemudi kendaraan, ditangkap saat mengangkut biosolar pada Minggu (5/4). “Dalam penyitaan, petugas juga menemukan 10 jerigen berisi biosolar di dalam kendaraan,” jelas Ade Kuncoro. Ia menambahkan penyelidikan terhadap kasus ini dilakukan tim Subdit IV sejak Sabtu (4/4) berdasarkan laporan tentang penggelapan subsidi bahan bakar.

“Kendaraan yang digunakan oleh tersangka telah dimodifikasi untuk memuat biosolar melebihi kapasitas tangki aslinya,” kata Ade Kuncoro. Penyitaan selanjutnya mengarah ke rumah tersangka di Dusun 2, Desa Pebaun Hulu, tempat ditemukan penimbunan BBM secara besar-besaran.

Dalam penyitaan, barang bukti meliputi dua tangki berkapasitas 1.000 liter masing-masing dan satu tangki sebesar 800 liter, serta sejumlah jerigen berisi biosolar. “Ini bukan sekadar pelanggaran distribusi, tetapi bagian dari rantai aktivitas ilegal yang lebih luas. Kami bertindak cepat untuk memutus alur dari awal,” ujarnya.

Kepala Subdit IV Tindak Pidana Tertentu Ditreskrimsus Polda Riau, AKBP Teddy Ardian, menyebut pelaku mengisi bahan bakar berulang di SPBU dengan mengganti plat nomor kendaraan. “Setelah itu, BBM dipindahkan ke jerigen menggunakan pompa, disimpan di rumah, dan dijual kembali,” tambahnya. Selain untuk tambang emas tanpa izin, biosolar juga dijual untuk kebutuhan lain seperti mesin padi dan perahu penyeberangan, meski penyebarannya ke operasi ilegal tetap menjadi prioritas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *