Main Agenda: Kemendikdasmen laporkan TKA berjalan lancar tanpa kendala di Serang

Kemendikdasmen Laporkan TKA Berjalan Lancar Tanpa Hambatan Teknis di Serang

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP di Kota Serang, Provinsi Banten, berjalan tanpa hambatan teknis. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat menyampaikan bahwa sekolah telah siap menjalankan TKA secara efektif, meski di tengah keterbatasan perangkat. “Alhamdulillah, pelaksanaannya lancar. Karena keterbatasan sarana, TKA dilaksanakan bertahap,” ujarnya dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Selasa. Atip menekankan bahwa hasil tes ini berguna untuk mengukur kemampuan siswa secara individu serta menjadi acuan pemerintah dalam mengoptimalkan proses belajar mengajar.

Persiapan Sekolah Membantu Pelaksanaan TKA

Kepala SMP Negeri 11 Kota Serang, Sanyata Jaka Santoso, menjelaskan bahwa pihak sekolah telah melakukan persiapan matang, termasuk sosialisasi kepada siswa dan orang tua, simulasi dua kali, gladi bersih, serta uji coba. “Anak-anak diberikan panduan TKA yang dibuat oleh guru Bahasa Indonesia dan Matematika kelas 9,” katanya. Menurut Sanyata, jumlah peserta TKA mencapai 378 siswa, semuanya mengikuti secara sukarela dengan izin dari orang tua. Meski ada keterbatasan satu laboratorium komputer berisi 35 laptop, sekolah membagi sesi tes menjadi tiga gelombang dengan empat tahap per hari hingga pukul 15.30 WIB.

“Tetap semangat untuk melaksanakan TKA, tunjukkan bahwa kalian adalah siswa cerdas. Saya yakin nilai akan bagus,” kata Atip.

“Anak-anak harus lakukan TKA dengan santai, jujur, dan gembira,” imbuh Sanyata.

Antusiasme Peserta Ujian

Antusiasme peserta ujian juga terlihat dari respons mereka. Khoirul Fariz Maulana, salah satu siswa, mengatakan lega setelah selesai menghadapi ujian, meski mengalami tantangan pada mata pelajaran Matematika. “Perasaan saya senang dan lega. Matematika sulit karena butuh menghafal rumus, tapi itu hasil usaha sendiri,” ujarnya. Farah Maulida Nury menilai TKA penting untuk mengasah kemampuan akademik. “Saya sudah belajar mandiri dan ikut simulasi serta uji coba yang disediakan sekolah. Semoga teman-teman tetap semangat dan bisa menjawab soal dengan benar,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *