Wamenhaj nilai Bank Sumut lebih maju karena gelar manasik haji akbar
Wamenhaj nilai Bank Sumut lebih maju karena gelar manasik haji akbar
Di Medan, Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menilai PT Bank Sumut (Perseroda) semakin berkembang karena mengadakan Manasik Haji Akbar 1447 H/2026 M. Menurutnya, Bank Sumut dinilai lebih maju dibanding bank syariah lainnya yang tidak menggelar kegiatan serupa untuk setiap nasabahnya sebelum musim haji dimulai.
“Manasik haji menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kepercayaan jamaah. Bank Sumut melakukan ini dengan lebih terstruktur dan inovatif,” ujar Dahnil setelah acara selesai di Asrama Haji Medan, Selasa.
Dahnil menegaskan bahwa Bank Sumut Syariah memperlihatkan komitmen kuat terhadap agenda perhajian. Ia juga berharap BPD tersebut terus menjalin kerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumut untuk mendukung pelayanan jamaah.
Dalam pernyataannya, Dahnil menyebutkan bahwa tahun 2025, Kementerian Haji dan Umrah RI menetapkan kuota haji sebanyak 221.000 orang dan jemaah umrah mencapai tiga juta. “Jika Kakanwil Sumut dan Bank Sumut bekerja sama secara efektif, kami akan memberikan dukungan penuh,” tuturnya.
Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah menjelaskan, acara Manasik Haji Akbar ini diikuti 1.661 peserta dari total 1.807 nasabah yang telah membayar biaya haji tahun ini. Pelaksanaan dilakukan dalam dua gelombang, yaitu 31 Maret–3 April dan 5–8 April 2026.
Menurut Heru, peserta manasik berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara. “Manasik ini merupakan penyelenggaraan ke-15 sejak 2006, setelah sempat terhenti akibat pandemi Covid-19,” tambahnya.