What You Need to Know: DKI upayakan jaga kestabilan harga plastik
DKI Upayakan Jaga Kestabilan Harga Plastik
Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan bahwa pihaknya sedang berupaya mencegah kenaikan harga plastik di ibu kota akibat penutupan Selat Hormuz. Dalam wawancara di Jakarta Utara, Selasa, Pramono menegaskan bahwa Pemerintah DKI Jakarta sebisa mungkin menahan kenaikan harga tersebut.
“Kalau plastik, jujur terus terang Pemerintah DKI Jakarta sebisa mungkin menahan itu (kenaikan harga),” ujar Pramono. Menurutnya, pengadaan plastik berada di luar kendali Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia menambahkan bahwa biasanya tugas itu dilakukan oleh pemerintah pusat.
Dalam situasi saat ini, Pramono menekankan bahwa Pemerintah Jakarta harus siap menghadapi kemungkinan kenaikan harga. “Dalam kondisi seperti ini ya mau tidak mau, suka tidak suka kita semua harus bersama-sama menghadapi persoalan kenaikan ini,” tuturnya.
Stok Bahan Pokok Lainnya Masih Aman
Di sisi lain, Pramono memastikan bahwa stok bahan pokok seperti telur, beras, dan daging di Jakarta tetap stabil. Tidak ada indikasi kenaikan harga pada komoditas tersebut, sehingga masyarakat diminta tetap tenang dan tidak panik membeli secara berlebihan.
“Kalau untuk beras, cabai, daging, Pemerintah DKI Jakarta dapat segera menyelenggarakan pasar murah,” jelas Pramono. Ia menambahkan bahwa jika harga terus meningkat di luar wajar, pihaknya akan melakukan tindakan intervensi.