Topics Covered: CIO Danantara Pandu nilai paket calon direksi BEI berisi profesional
Pandu Sjahrir: Calon Direksi BEI Terpilih Berisi Profesional Keuangan
Jakarta – Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, menyatakan bahwa kandidat direksi baru PT Bursa Efek Indonesia (BEI) yang akan diusulkan pada Juni 2026 terdiri dari orang-orang berkompetensi di bidang keuangan, terutama pasar modal. Ia menegaskan bahwa nama-nama yang masuk dalam paket calon direksi tersebut telah terbukti memiliki pengalaman signifikan.
“Saya rasa semua namanya bagus-bagus kok, profesional semua. Dan ada track record mereka, nanti kan bakal prosesnya lewat OJK,” ujar Pandu diwawancarai cegat setelah acara Outlook Indonesia “Peran Penggerak Ekonomi Nasional” di Jakarta, Selasa.
Pandu berharap proses pemilihan yang akuntabel dan transparan akan memastikan calon direksi yang tepat untuk pasar modal Indonesia. Ia menekankan pentingnya kompetensi serta kelayakan calon, agar hasilnya memenuhi standar keahlian dan kredibilitas.
Proses Seleksi Calon Direksi BEI Melalui Sistem Paket
Pemilihan calon direksi BEI dilakukan secara berkelompok, dengan Anggota Bursa (AB) mengusulkan tim lengkap yang terdiri dari direktur utama dan direktur fungsional. Sampai saat ini, lima paket kandidat telah diberikan ke OJK, mencakup individu yang berpengalaman di sektor keuangan atau pasar modal.
“Paket itu harus sudah terseleksi dulu, bukan asal usung. Tolong dipastikan bahwa Anggota Bursa memanfaatkan haknya sebagai pemegang saham dan anggota untuk melakukan proses pemilihan dengan baik,” ujar Hasan Fawzi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK.
Menurut Hasan, OJK mendorong AB untuk memilih kandidat secara selektif, memastikan evaluasi menyeluruh terhadap kompetensi, kapasitas, serta integritas. Setelah lolos uji kelayakan dan kepatutan, calon direksi akan diajukan ke RUPSLB untuk mendapatkan persetujuan pengangkatan.
Kewajiban Anggota Bursa dalam Pemilihan Direksi
Dalam POJK 58/2016, kelompok Anggota Bursa wajib mengusulkan calon direksi dengan minimal 10 anggota. Pemilihan ini bertujuan memastikan tim direksi yang berkualitas, sesuai dengan standar yang ditetapkan otoritas.
Setelah paket disampaikan, OJK akan melakukan penilaian melalui mekanisme uji kelayakan. Calon yang lolos akan ditetapkan dalam RUPSLB, sebagai langkah akhir dalam proses pemilihan. Hasan menambahkan bahwa keterlibatan AB secara aktif menjadi kunci keberhasilan seleksi ini.