Key Strategy: Peruri pertahankan peringkat ‘AAA’ atas stabilitas finansial

Peruri Pertahankan Peringkat ‘AAA’ atas Stabilitas Finansial

Jakarta, Selasa – Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) sukses mempertahankan peringkat ‘AAA’ (Triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) berkat pengelolaan risiko dan kestabilan finansial yang terus menguat. Rating ini mencakup kategori Standalone Rating (rating berdiri sendiri) serta Final Rating (rating akhir).

“Hasil ini menunjukkan komitmen konsisten seluruh tim Peruri dalam menjaga kinerja dan integritas perusahaan,” ungkap Direktur Utama Peruri Dwina Septiani Wijaya dalam pernyataan tertulis.

Pemeringkatan tersebut berdasarkan evaluasi data menyeluruh dan laporan keuangan yang telah diverifikasi hingga 31 Desember 2025. Peruri mencatatkan peringkat ‘AAA’ selama tiga tahun berturut-turut sejak mengikuti proses penilaian.

“Sejak awal pemantauan oleh Pefindo, rating AAA terus dipertahankan. Ini memperkuat kepercayaan kami dalam melanjutkan transformasi bisnis,” tambah Dwina.

Selain peringkat AAA, Peruri juga memperoleh predikat Tingkat Kesehatan dengan kategori “Sangat Sehat.” Perusahaan percaya bahwa capaian ini mencerminkan efektivitas manajemen dalam mengoperasikan seluruh unit usaha di bawah Peruri Group, mulai dari perusahaan induk hingga anak dan cucu perusahaan.

Peruri menekankan penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta pengendalian operasional yang ketat. Kini, Peruri tidak hanya fokus pada produksi uang dan dokumen sekuriti, tetapi telah mengembangkan kapabilitas sebagai penyedia layanan teknologi berbasis keamanan tinggi.

Inovasi di sektor digital security terus digodok, termasuk solusi tanda tangan digital (Peruri Sign) dan stempel digital (Peruri Tera). Peruri juga berperan aktif dalam mempercepat transformasi digital pemerintah melalui penugasan strategis.

“Dengan pencapaian ini, Peruri berkomitmen mengutamakan inovasi, mempertahankan kepercayaan pihak terkait, serta memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan demi mendukung stabilitas dan perkembangan ekonomi nasional di era digital,” jelas Dwina.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *