Key Strategy: Wamendagri sebut stunting di Kalsel tren positif di angka 22,9 persen

Wamendagri sebut stunting di Kalsel tren positif di angka 22,9 persen

Banjarbaru – Dalam Musrenbang 2026, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus mengungkapkan bahwa angka stunting di Kalimantan Selatan (Kalsel) berada pada level 22,9 persen, menunjukkan penurunan yang mengarah ke tren positif. Angka ini sejalan dengan penurunan nasional yang mencapai 19,8 persen melalui berbagai program intervensi terintegrasi.

“Namun, penurunan stunting tidak boleh berhenti, karena masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah,” kata Wiyagus secara virtual saat kegiatan Musrenbang 2026 untuk penyusunan RKPD 2027 Provinsi Kalsel di Banjarbaru, Selasa.

Menurut Wiyagus, intervensi terhadap kelompok sasaran harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemenuhan gizi bagi ibu hamil hingga peningkatan akses sanitasi rumah tangga yang layak. Ia menekankan pentingnya mengintegrasikan upaya penurunan stunting ke dalam dokumen RKPD agar pelaksanaannya sistematis dan berkelanjutan.

Wamendagri juga menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi faktor kunci dalam mencapai target penurunan stunting. Ia meminta pemerintah daerah memastikan semua kegiatan tepat sasaran dan mampu menghasilkan dampak nyata. Selain itu, peningkatan kesadaran masyarakat tentang gizi dan pola hidup sehat harus terus didorong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *