Latest Update: Satgas PRR dorong Kementan percepat pemulihan lahan pertanian
Satgas PRR dorong Kementan percepat pemulihan lahan pertanian
Aceh menjadi fokus utama dalam upaya pemulihan sawah yang rusak akibat bencana alam di Sumatera. Kepala Posko Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (PRR), Safrizal ZA, mengatakan bahwa saat ini hanya 2% dari target 42.700 hektare lahan sawah yang telah diperbaiki, atau setara 991 hektare.
“Ini tentu masih jauh sekali, dan Kementerian Pertanian terus kita dorong agar proses konstruksi pemulihan sawah dapat berjalan lebih cepat,” ujar Safrizal ZA.
Dalam acara media gathering yang diadakan di aula The Padee Hotel, Aceh Besar, Safrizal ZA menyampaikan bahwa Satgas PRR berupaya mempercepat restorasi lahan pertanian. Dijelaskan, kondisi lahan yang terguncang perlu segera ditangani, terutama yang rusak parah atau tertimbun lumpur hingga lebih dari satu meter.
Menurut laporan, dari total 42.700 hektare target rehabilitasi, Aceh memiliki andil terbesar dengan 31.464 hektare, diikuti Sumatera Utara (7.336 hektare) dan Sumatera Barat (3.902 hektare). Safrizal ZA menegaskan bahwa target tersebut cukup ambisius, sehingga Satgas PRR terus menggandeng vendor melalui kontrak untuk mempercepat proses.
Dalam konteks Aceh, dari 31.464 hektare yang ditargetkan, hanya 42 hektare telah berhasil pulih sementara 612 hektare masih dalam tahap pengembangan. “Percepatan pemulihan sangat dibutuhkan agar masyarakat kembali bisa berkebun di tanah mereka,” tambah Safrizal ZA.