Topics Covered: Menteri Dody Tunjuk Biang Kerok Macet Horor di Tol Japek saat Mudik

Menteri Dody Tunjuk Titik Kemacetan di Tol Japek sebagai Fokus Evaluasi

Dari Jakarta, Komisi V DPR RI mengajukan tuntutan kepada Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo untuk meninjau ulang lokasi rest area di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) yang dianggap menjadi penyebab penumpukan kendaraan selama arus mudik Lebaran 2026. Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menyebutkan beberapa catatan penting berdasarkan hasil pengawasan terkait pelaksanaan mudik, di mana efektivitas fasilitas rest area menjadi isu utama. Menurutnya, masalah ini terus berulang setiap tahun, baik dalam hal layanan maupun pengelolaan lalu lintas.

“Apakah tahun ini masih ada masalah di rest area? Masih. Ini persoalan lama yang berkaitan dengan pelayanan publik, jadi harus diperhatikan serius,” ujarnya dalam rapat kerja (raker), Selasa (7/4/2026).

Larasus menegaskan, meski pengelolaan rest area melibatkan pihak eksternal, pemerintah tetap perlu meningkatkan pengawasan dan standar operasional.

“Harus ada peningkatan, jangan sampai setiap tahun terulang situasi seperti ini. Ini tugas bersama, termasuk Komisi V DPR RI,” tegasnya.

Evaluasi Dody: Dua Titik Rest Area Jadi Penyebab Macet Horor

Dalam raker yang sama, Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan bahwa evaluasi telah dimulai, dengan dua rest area di Tol Japek—KM 57 dan KM 62—dianggap sebagai penyebab utama penumpukan lalu lintas selama arus mudik Lebaran 2026.

“Kita sudah review bersama Menteri Perhubungan dan Korlantas Polri. Mungkin besok Pak Menteri Perhubungan akan memberikan detail lebih lanjut, tapi ada beberapa rest area yang menjadi titik masalah, seperti KM 57 dan KM 62. Setelah ini, kita sepakat melakukan penataan besar-besaran khusus di dua titik tersebut,” paparnya.

Dody menyoroti rest area KM 57 sebagai penyebab kemacetan parah karena kendaraan dari Tol Japek Layang (MBZ) sering berhenti di sana, sementara arus dari Tol Japek juga mengalami peningkatan.

“Meski jaraknya cukup jauh dari Turunan MBZ—sekitar 9 km—volume kendaraan yang sangat tinggi selama mudik seperti Lebaran atau Nataru 2025/2026 membuat titik ini menjadi perlintasan macet yang mengular hingga ke Tol MBZ,” lanjutnya.

Menteri PU berharap penataan ulang rest area tersebut selesai sebelum liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027, agar tidak lagi terjadi penumpukan hingga ke Tol MBZ.

“Kami akan memperbaiki kedua rest area ini, sehingga di Nataru 2026/2027 dan Lebaran 2027 tidak lagi menjadi penyebab kemacetan ke arah MBZ,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *