Roket China Pesaing Falcon 9 Gagal Meluncur – Penyebabnya Dirahasiakan

Roket China Pesaing Falcon 9 Gagal Meluncur, Penyebabnya Dirahasiakan

Jakarta, Penerbangan pertama roket Tianlong-3 dari Space Pioneer mengalami kegagalan total, menurut laporan terbaru. Peristiwa ini menegaskan tantangan yang dihadapi Beijing dalam mengembangkan teknologi roket reusable untuk menyaingi SpaceX. Perusahaan berbasis Beijing tersebut memastikan kegagalan melalui pernyataan singkat di akun WeChat resmi, menurut laporan Reuters, Selasa (7/4/2026).

Kejadian ini menarik perhatian karena Tianlong-3 dirancang mirip Falcon 9, roket reusable yang sudah mengalami ratusan peluncuran sukses. Teknologi yang bisa diluncurkan, dipulihkan, dan digunakan kembali dianggap vital untuk menurunkan biaya operasional peluncuran satelit secara signifikan.

Space Pioneer sebelumnya menyatakan bahwa Tianlong-3 mampu membawa hingga 36 satelit dalam satu misi. Tujuan utama dari kapasitas ini adalah mendukung rencana China untuk membangun konstelasi ribuan satelit dan mengurangi dominasi SpaceX di orbit rendah Bumi.

Dana besar yang dikumpulkan perusahaan tersebut, hampir 2,5 miliar yuan atau sekitar US$363 juta, difokuskan pada pengembangan roket reusable generasi baru. Namun, ini bukan kegagalan pertama. Pada 2024, tahap awal roket Tianlong-3 pernah terlepas dari landasan selama uji coba karena kegagalan struktur. Roket itu jatuh di daerah perbukitan di Kota Gongyi, Tiongkok tengah.

Kegagalan berulang tersebut menggambarkan perbedaan teknologi antara Tiongkok dan Amerika Serikat. Hingga saat ini, belum ada perusahaan Tiongkok yang mampu memulihkan dan menggunakan kembali tahap utama roket secara operasional. Meski demikian, beberapa pesaing seperti LandSpace menunjukkan kemajuan, termasuk target peluncuran kedua roket reusable Zhuque-3 pada paruh pertama tahun ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *