Main Agenda: Anggaran PU Dipotong Rp12 T, Menteri Dody Jamin Proyek Prioritas Aman

Anggaran PU Dipotong Rp12 T, Menteri Dody Jamin Proyek Prioritas Aman

Pemangkasan Anggaran dan Penjelasan Menteri Dody

Jakarta, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan bahwa pengurangan dana belanja Kementerian PU pada 2026 tidak akan menghambat pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Ia menjelaskan, pemotongan ini terjadi akibat dampak dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Dody menambahkan, meski ada penyesuaian anggaran, seluruh proyek yang dianggap krusial, seperti swasembada pangan, pengelolaan air, energi, serta infrastruktur konektivitas, tetap akan diprioritaskan.

“Walaupun ada pemangkasan anggaran, kami pastikan pembangunan program prioritas Presiden tidak berubah. Proyek seperti rehabilitasi pasca-bencana banjir di Sumatra juga tetap menjadi fokus utama,” ujarnya dalam wawancara setelah rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, Selasa (7/4/2026).

Program Prioritas Tetap Dijaga

Dody mengatakan bahwa proyek yang langsung memberi manfaat kepada masyarakat, terutama dalam kondisi ekonomi yang sedang mengalami penurunan, akan tetap dipertahankan. Ia berharap Presiden Prabowo dapat memperhatikan penyesuaian anggaran tersebut, karena berdampak signifikan pada pembangunan yang seharusnya berjalan lancar.

Strategi untuk Memastikan Progres

Menteri PU menjelaskan bahwa anggaran yang dipotong fokus pada infrastruktur berbasis masyarakat (IBM). Surat efisiensi dari Kementerian Keuangan telah dikeluarkan, tetapi pemangkasan langsung ditujukan pada proyek yang belum memenuhi kriteria persiapan. “Kita akan mencari skema alternatif agar program tetap berjalan, termasuk kontrak jangka panjang untuk proyek kecil,” katanya.

Koordinasi dengan Kementerian Keuangan

Pemangkasan anggaran untuk IBM masih dalam diskusi bersama Kementerian Keuangan hingga 15 April 2026. Dody menyebut, pihaknya sedang mengevaluasi apakah proyek tertentu bisa diganti dengan yang lain, agar dampak negatif tidak terlalu besar. “Kita akan berkoordinasi agar anggaran bisa dialokasikan secara efektif,” tuturnya.

Contoh proyek yang masih dijaga, seperti Bendungan Cijurey di Jonggol, Kabupaten Bogor, sudah berhasil mengurangi risiko banjir di Karawang dan Bekasi. Sementara itu, Bendungan Bener di Purworejo, Jawa Tengah, mendukung irigasi sawah seluas 15.000 hektare, yang penting untuk mencapai swasembada pangan. Dody menyatakan proyek-proyek berat akan dipercepat agar dampak dari pemotongan anggaran tidak dirasakan secara signifikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *