New Policy: PTBA Targetkan Bisa Nambang Lagi di Ombilin Akhir 2026

PTBA Targetkan Bisa Nambang Lagi di Ombilin Akhir 2026

Jakarta — Perusahaan publik PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sedang mengakselerasi proses pemulihan tambang batu bara Ombilin, yang terletak di Sawahlunto, Sumatra Barat. Pemulihan ini direncanakan dimulai pada akhir tahun 2026. Direktur Operasi dan Produksi perusahaan, Ilham Yacob, menyatakan bahwa saat ini fokus persiapan berada pada penyelesaian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

Analisis lingkungan diperkirakan memakan waktu hingga enam bulan sebelum melangkah ke tahap berikutnya. “Timeline saat ini untuk Ombilin khususnya berfokus pada Amdal, dan kita harapkan bisa selesai dalam waktu 6 bulan, mungkin bisa dipercepat,” tambah Irsam dalam paparan kinerja perusahaan, di Jakarta, dikutip Selasa (7/4/2026).

“Harapan dari Danantara kita memang tadinya dalam plan-nya 2027, kita harapkan 2026 ini akhir tahun kita sudah mulai bisa nambang di open pit Ombilin,” imbuhnya.

Tambang Ombilin memiliki sejarah panjang dan telah diakui sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO. Oleh karena itu, persiapan Amdal serta Studi Kelayakan (FS) penting dilakukan sebelum aktivitas penambangan dimulai kembali.

Dalam paparannya, Ilham Yacob menjelaskan bahwa setelah Amdal selesai, langkah berikutnya adalah FS, yang bisa dijalankan secara bersamaan. Selain itu, proses pemindahan jaringan Sutet juga sedang dikerjakan sebagai bagian dari persiapan operasional.

Kelak, setelah tambang terbuka (open pit) beroperasi, PTBA berencana mengembangkan tahap penambangan bawah tanah (underground mining). Pemulihan ini diharapkan tidak hanya mengoptimalkan sisa cadangan batu bara sekitar 102 juta ton, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *