Iran Siap Hadapi Ancaman Trump ‘Seluruh Peradaban Akan Musnah Malam Ini’
Iran Bersiap Menghadapi Ancaman Trump
Dalam pernyataan terbaru, Presiden AS Donald Trump mengancam akan menghancurkan “seluruh peradaban” jika Iran tidak segera membuka Selat Hormuz. Pernyataan ini memicu respons dari Iran yang menunjukkan kesiapan menghadapi tekanan tersebut.
Peringatan Trump dan Persiapan Iran
Menurut laporan AFP pada Selasa (8/4/2026), Wakil Presiden Iran Mohammad Reza Aref menyatakan bahwa pemerintahnya telah bersiap menghadapi berbagai kemungkinan skenario. “Tidak ada ancaman yang berada di luar kesiapan dan intelijen kami,” tambahnya.
Tidak ada ancaman yang berada di luar kesiapan dan intelijen kami.
Tanggapan dari Pihak AS
Kedua pihak, AS dan Iran, telah menolak usulan gencatan senjata sebagaimana diajukan oleh mediator internasional yang bertujuan memberikan jeda 45 hari.
Di Budapest, Wakil Presiden AS JD Vance menyebut bahwa negara itu memiliki instrumen “yang belum ditentukan untuk digunakan” sebagai ancaman terhadap Iran. Ia tidak merinci lebih lanjut mengenai instrumen tersebut.
hanya Presiden yang mengerti situasi dan keputusan yang akan diambil
Implikasi Serangan Israel
Beberapa jam sebelum tenggat waktu, Israel menyatakan telah melaksanakan serangkaian serangan besar-besaran yang mengarah ke “situs infrastruktur” di berbagai wilayah Iran.
Dalam postingan di Truth Social, Trump mengingatkan Iran bahwa “seluruh peradaban akan mati malam ini, dan tidak akan pernah bisa dihidupkan kembali. Saya tidak ingin itu terjadi, tetapi mungkin akan terjadi.”