Pram minta pompa air dirawat untuk persiapan musim hujan September

Persiapan Musim Hujan September: Pramono Anung Wibowo Ajak Perbaikan Sistem Pompa Air

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengimbau agar sistem pompa air diperbaiki secara rutin sebagai langkah persiapan menghadapi musim hujan September. Ia menegaskan bahwa pihak terkait harus siap memastikan kinerja alat-alat tersebut optimal. “Saya minta kepada jajaran Sumber Daya Air untuk merawat pompa-pompa yang ada, agar bisa digunakan sebaik-baiknya saat musim hujan tiba,” jelas Pramono saat diwawancara di Jakarta, Rabu.

Fenomena El Nino Diprediksi Berdampak Panjang

Menurut Pramono, Jakarta akan mengalami periode kemarau yang berlangsung cukup lama. Fenomena El Nino diperkirakan akan menghiasi Indonesia sejak April hingga September 2026. Kombinasi El Nino dengan Indian Ocean Dipole (IOD) positif bisa memperpanjang durasi kemarau dan meningkatkan kekeringan di beberapa wilayah. Dampaknya tidak hanya terbatas pada cuaca, melainkan juga merambat ke sektor pangan serta lingkungan.

“El Nino dengan intensitas kuat atau ‘Godzilla’ akan berlangsung bersamaan dengan IOD positif. Kombinasi keduanya berpotensi memicu kemarau yang lebih parah,” tulis Peneliti dari BRIN, Prof. Erma Yulihastin, dalam akun Instagram @brin_indonesia.

Normalisasi Sungai Jadi Fokus Pembenahan

Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta diminta melanjutkan proyek normalisasi sungai yang sudah ditetapkan. Pramono menyebutkan, proyek ini mencakup Ciliwung, Cakung Lama, dan Krukut. “Dengan empat sungai yang dikerjakan, kita berharap bisa memperkuat sistem pengendalian banjir,” imbuhnya. Langkah ini dianggap sebagai dasar untuk mengurangi risiko genangan air di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *