Announced: Purbaya: Desain Coretax Agak Cacat, Makanya Ada Joki
Purbaya: Desain Coretax Agak Cacat, Makanya Ada Joki
Dalam wawancara Rabu (8/4/2026), Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa sistem perpajakan Coretax masih memerlukan perbaikan. Ia menjelaskan bahwa kesulitan masyarakat dalam menggunakan sistem ini mendorong munculnya layanan joki, yang membantu dalam pengisian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan.
“Ia mengakui bahwa desain Coretax memang memiliki kelemahan. Sistem tersebut kurang ramah bagi pengguna biasa, sehingga muncul joki atau software interface yang memudahkan pengguna biasa dalam mengakses Coretax,” ujar Purbaya.
Menteri Purbaya mengetahui adanya layanan joki sejak beberapa pekan lalu. Dirinya berkomitmen untuk menyelesaikan masalah tersebut, termasuk menghilangkan keberadaan joki di masa depan. “Karena saya baru menyadari adanya celah ini sebulan terakhir, kurang dari sebulan. Ini membuka ruang bagi pihak ketiga untuk terlibat,” tambahnya.
“Kehadiran joki dianggap sebagai hasil dari desain sistem yang belum sempurna. Dalam ekonomi, setiap kesempatan pasti ada yang memanfaatkannya. Tapi ke depan, kita akan perbaiki agar Coretax tidak perlu bergantung pada bantuan eksternal,” katanya.
Adanya joki juga menyebabkan biaya layanan bervariasi, mulai dari Rp50 ribu hingga Rp100 ribu, tergantung jenis SPT Tahunan yang diproses. Purbaya menyoroti bahwa hal ini berpotensi mengganggu kerahasiaan data pribadi wajib pajak.