Harga Bahan Bakar Avtur Naik 72% di April 2026 – Ini Rincian Lengkapnya
Harga Avtur Indonesia Naik 72% di April 2026, Berikut Rincian Harga di Bandara Utama
Dalam bulan April 2026, harga bahan bakar avtur di Indonesia mengalami kenaikan signifikan sebesar 72,45% dibandingkan periode Maret tahun yang sama. Kenaikan ini berlaku untuk seluruh bandara domestik, termasuk Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK), yang dikelola oleh PT Pertamina (Persero).
Penjelasan Menteri ESDM
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa kenaikan harga avtur terjadi karena mekanisme pasar yang diterapkan. Sebagai bahan bakar non subsidi, harga avtur di Indonesia mengikuti dinamika harga global, termasuk permintaan dari pesawat luar negeri yang mendarat di negeri ini.
“Harga avtur memang berdasarkan pasar, dan karena melayani kebutuhan avtur global, pesawat asing yang masuk memengaruhi mekanisme tersebut,” kata Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, dikutip Selasa (7/4/2026).
Kenaikan Harga Avtur untuk Penerbangan Domestik
Berikut adalah harga avtur untuk penerbangan domestik di beberapa bandara utama pada bulan April 2026 dibandingkan Maret 2026:
- CGK (Soekarno-Hatta, Tangerang): Rp 13.656,51 (Maret) → Rp 23.551,08 (April)
- SUB (Juanda, Surabaya): Rp 15.236,97 (Maret) → Rp 25.131,54 (April)
- DPS (Denpasar, Bali): Rp 15.448,44 (Maret) → Rp 25.343,01 (April)
- KNO (Kualanamu, Sumatra Utara): Rp 14.925,33 (Maret) → Rp 24.819,90 (April)
- UPG (Sultan Hasanuddin, Makassar): Rp 15.515,22 (Maret) → Rp 25.409,79 (April)
- BDO (Husein Sastranegara, Bandung): Rp 15.659,91 (Maret) → Rp 25.554,48 (April)
- JOG (Sleman, Yogyakarta): Rp 15.448,44 (Maret) → Rp 25.343,01 (April)
- SRG (Ahmad Yani, Semarang): Rp 15.415,05 (Maret) → Rp 25.309,62 (April)
- PLM (Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang): Rp 15.292,62 (Maret) → Rp 25.187,19 (April)
- BPN (Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan): Rp 15.248,10 (Maret) → Rp 25.142,67 (April)
Kenaikan Harga Avtur untuk Penerbangan Internasional
Untuk penerbangan internasional, harga avtur juga naik, seperti:
- CGK (Cengkareng): 74,2 sen dolar/liter (Maret) → 142,3 sen dolar/liter (April)
- SUB (Juanda, Surabaya): 82,8 sen dolar/liter (Maret) → 151,7 sen dolar/liter (April)
- DPS (Denpasar, Bali): 84 sen dolar/liter (Maret) → 152,9 sen dolar/liter (April)
- KNO (Kualanamu, Sumatra Utara): 81,2 sen dolar/liter (Maret) → 149,8 sen dolar/liter (April)
- UPG (Sultan Hasanuddin, Makassar): 84,4 sen dolar/liter (Maret) → 153,3 sen dolar/liter (April)
- BDO (Husein Sastranegara, Bandung): 84,9 sen dolar/liter (Maret) → 154,2 sen dolar/liter (April)
- JOG (Sleman, Yogyakarta): 83,9 sen dolar/liter (Maret) → 152,9 sen dolar/liter (April)
- SRG (Ahmad Yani, Semarang): 83,7 sen dolar/liter (Maret) → 152,7 sen dolar/liter (April)
- PLM (Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang): 82,9 sen dolar/liter (Maret) → 152 sen dolar/liter (April)
Bahlil menegaskan bahwa harga avtur di Indonesia tetap lebih kompetitif dibandingkan negara tetangga, meski ada kenaikan harga. “Pertamina meningkatkan tarif, tetapi dibandingkan dengan harga di luar negeri, kita masih lebih menarik,” tambahnya.