Topics Covered: 12 Fakta Gencatan Senjata Perang AS-Iran, 10 Poin Damai & Nasib Hormuz

12 Fakta Perjanjian Gencatan Senjata AS-Iran, 10 Poin Damai dan Kondisi Hormuz

Jakarta, Kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran mencapai titik baru setelah Presiden Donald Trump mengumumkan gencatan senjata. Ia menyatakan akan menunda serangan udara terhadap Iran selama dua minggu, selama masa konsensus damai yang diusulkan. Langkah ini diharapkan memperkuat stabilitas kawasan dan menangani konflik yang berkepanjangan.

Pernyataan Trump

Dalam wawancara dengan media, Trump menegaskan persetujuannya untuk menghentikan tindakan militer terhadap Iran selama dua minggu, dengan syarat Teheran membuka Selat Hormuz secara penuh, cepat, dan aman. Ia juga menerima 10 usulan dari Iran sebagai dasar perundingan.

“Dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui PEMBUKAAN LENGKAP, SEGERA, dan AMAN Selat Hormuz, saya setuju untuk menangguhkan pengeboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu,” tulis Trump di Truth Social. “Ini akan menjadi GENCATAN SENJATA dua sisi!”

Konfirmasi Gedung Putih

Pernyataan Trump diakui oleh pihak resmi AS melalui siaran pers. Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa pembicaraan dengan Pakistan dan persetujuan Iran menjadi faktor utama dalam mencapai kesepakatan.

“Berdasarkan percakapan dengan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Marsekal Lapangan Asim Munir, dari Pakistan, dan di mana mereka meminta agar saya menahan kekuatan destruktif yang dikirim malam ini ke Iran, saya setuju untuk menangguhkan serangan udara selama dua minggu,” kata Trump. “Kami menerima proposal 10 poin dari Iran, dan percaya itu adalah dasar untuk bernegosiasi.”

Pakistan sebagai Penengah

PM Pakistan Shehbaz Sharif dianggap sebagai mediator dalam perjanjian ini. Ia menegaskan bahwa AS, Iran, serta sekutu mereka sepakat menghentikan pertempuran yang berlangsung selama beberapa minggu.

“Saya senang mengumumkan bahwa Republik Islam Iran dan Amerika Serikat, bersama sekutu mereka, telah menyetujui gencatan senjata segera di mana-mana, termasuk Lebanon dan tempat lain,” tulis Sharif di X.

Respons Iran

Kementerian Luar Negeri Irak menyambut gencatan senjata dua minggu antara AS dan Iran. Sementara itu, Teheran menyerukan dialog berkelanjutan untuk menyelesaikan akar permasalahan.

“Menyerukan untuk membangun langkah positif ini dengan meluncurkan jalur dialog serius dan berkelanjutan yang membahas akar penyebab perselisihan dan memperkuat kepercayaan bersama,” demikian unggahan mereka di X.

Perundingan di Islamabad

Perundingan antara AS dan Iran akan dimulai di Islamabad, Pakistan, pada Jumat, 10 April 2026. Proses ini dirancang untuk berlangsung selama dua minggu, dengan kemungkinan diperpanjang jika diperlukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *