Solving Problems: Anggota DPR desak Polri berantas preman imbas kasus hajatan Purwakarta

Anggota DPR desak Polri berantas preman imbas kasus hajatan Purwakarta

Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI Hasbiallah Ilyas mendorong polisi untuk menindak tegas praktik premanisme di tanah air, setelah terjadi kejadian fatal Dadang (58) saat menghadiri acara pernikahan anaknya di Purwakarta, Jawa Barat. Menurutnya, insiden tersebut menjadi peringatan bagi pemerintah untuk tidak mengabaikan masalah gangsterisme yang meresahkan masyarakat.

“Ini menjadi momentum untuk membersihkan Indonesia dari aksi premanisme dalam berbagai bentuknya. Sebab kami mendapatkan informasi jika premanisme semakin hari semakin mengganggu ketenangan,” kata Hasbiallah di Jakarta, Rabu.

Menurut Hasbiallah, aksi premanisme kini meresahkan warga sehari-hari, mulai dari pengendara liar di pusat perbelanjaan hingga kelompok pengangguran yang memanfaatkan ormas untuk memalak pelaku usaha. “Situasi ini tidak bisa dibiarkan. Di tengah tekanan ekonomi, intimidasi terhadap masyarakat akan semakin memicu ketidakharmonisan,” tambahnya.

“Premanisme, baik di kota maupun di desa, harus ditindak tegas dan konsisten. Jika dibiarkan, praktik ini akan berkembang menjadi pola pemerasan yang sistematis,” katanya.

Lebih lanjut, Hasbiallah menegaskan bahwa eradikasi premanisme bukan hanya soal hukum, tetapi juga menjaga kepercayaan warga terhadap negara. Ia mengingatkan bahwa jika premanisme dibiarkan, masyarakat akan hidup dalam ketakutan, aktivitas ekonomi terganggu, dan wibawa hukum terancam. “Negara harus hadir dan memastikan keamanan bagi setiap warga negara,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *