Special Plan: Malaysia sambut baik perkembangan positif AS-Iran

Malaysia sambut baik perkembangan positif AS-Iran

Kuala Lumpur, Rabu – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memberikan tanggapan positif terhadap kemajuan dalam hubungan antara Amerika Serikat dan Iran. Ia menyatakan bahwa kesepakatan atas usulan 10 poin dan rencana dialog di Pakistan memberikan harapan baru.

“Saya menyambut baik perkembangan terbaru antara AS dan Iran, yang melibatkan penerimaan usulan 10 syarat oleh pihak berkuasa Amerika Serikat,” ujar Anwar Ibrahim dalam pernyataan melalui Telegram.

Menurut PM Malaysia, usulan tersebut berpotensi mendorong pemulihan perdamaian dan stabilitas, baik di kawasan maupun global. Ia menekankan perlunya kerja sama jujur dalam negosiasi tanpa adanya sikap tidak konsisten.

Anwar Ibrahim juga mengingatkan bahwa kesepakatan damai hanya akan berjalan lancar jika semua pihak memperhatikan kejujuran dan komitmen. “Harus diwujudkan kesepakatan yang menyeluruh, bukan hanya untuk Iran, tetapi juga bagi Irak, Lebanon, serta Yaman,” tambahnya.

Dalam pernyataannya, Anwar menyoroti peran Pakistan dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dalam mendiplomasi situasi tersebut. “Pakistan menunjukkan semangat solidaritas dan tanggung jawab internasional yang tinggi,” ujarnya.

Malaysia, lanjut Anwar, bersedia mendukung upaya-upaya yang berujung pada perdamaian. Ia juga meminta komunitas global memastikan akses bantuan kemanusiaan untuk korban perang. “Semoga ini menjadi titik balik menuju perdamaian abadi,” harapnya.

Dilaporkan oleh lembaga penyiaran Iran, Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), Iran menyatakan bahwa AS secara prinsip menerima usulan 10 poin. Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menegaskan bahwa proposal ini akan menjadi dasar negosiasi untuk mencapai kesepakatan lebih luas, meskipun belum mengungkap detail seluruh elemen rencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *