Important Visit: Choky Sihotang-Maria Shandi semarakkan Paskah Nasional di Manado
Choky Sihotang-Maria Shandi Memeriahkan Paskah Nasional di Manado
Manado menjadi tuan rumah perayaan Paskah Nasional 2026 pada Rabu, yang dipimpin oleh presenter ternama Choky Sihotang serta penyanyi rohani Kristen Maria Shandi dan Yeshua Abraham. Acara berlangsung di Pohon Kasih, Megamas, Sulawesi Utara, dan dihadiri oleh sekitar 10.000 jemaat dari berbagai denominasi gereja se-Provinsi Sulawesi Utara. Hadir pula utusan dari beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, dan Gubernur Sulut Yulius Selvanus.
Di antara tamu istimewa yang hadir adalah tokoh nasional seperti Theo Sambuaga, EE Mangindaan, Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar, serta Patris Rumbayan, ibunda Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Choky Sihotang mengungkapkan rasa bangganya dapat kembali berpartisipasi di Manado, karena kota tersebut dikenal sebagai tempat yang ramah dan mendorong harmoni antarumat beragama. “Manado seperti rumah kedua bagi saya. Semoga salam damai menyentuh jemaat di sini dan sekitarnya,” tuturnya dalam pernyataan.
“Kota Manado bagaikan rumah kedua bagi saya. Salam sejahtera untuk jemaat di Manado dan sekitarnya,”
Kelengkapan Musik dan Doa
Acara ditutup dengan kegiatan ibadah yang melibatkan doa dari perwakilan enam pemimpin agama, yaitu Kristen Protestan, Kristen Katolik, Islam, Hindu, Buddha, dan Kong Hu Cu. Maria Shandi membawakan lagu “Sentuh Hatiku” dan “Kupercaya Janji Mu”, yang langsung memicu tepuk tangan antusias dari ribuan peserta. Sementara Yeshua Abraham menyanyikan “Aku Percaya Engkau Bekerja” dan “Waktu Tuhan Pasti yang Terbaik”, memperkaya suasana pesta keagamaan.
Pemimpin Acara: Pesan Perdamaian
Ketua Panitia Paskah Nasional 2026, Recky Langie, menjelaskan bahwa kegiatan ini diinisiasi oleh Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo. “Kami percaya, suksesnya Paskah Nasional di Sulut dapat menjadi momentum menyampaikan pesan damai bagi seluruh dunia. Hidup rukun adalah kunci kebahagiaan umat manusia,” ujarnya.