Meeting Results: Bos BI: Ruang Penurunan Suku Bunga Acuan Makin Tertutup

Bos BI: Ruang Penurunan Suku Bunga Acuan Makin Tertutup

Jakarta, 8 April 2026

Dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Rabu (8/4/2026), Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan bahwa ruang untuk menurunkan suku bunga acuan BI Rate semakin terbatas. Pernyataan ini dikeluarkan karena ketegangan geopolitik di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran berdampak signifikan terhadap stabilitas ekonomi global dan fluktuasi pasar keuangan.

“Meski BI Rate kami tetapkan di 4,75%, tampaknya ke depan kemungkinan penurunan suku bunga semakin sempit,” ujar Perry.

Konflik tersebut menciptakan tekanan terhadap defisit anggaran pemerintah AS, yang berujung pada kenaikan harga minyak dunia. Situasi ini juga memengaruhi aliran dana asing, dengan lebih banyak modal keluar dari negara-negara berkembang. Perry menyoroti bahwa peningkatan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat, khususnya untuk jangka waktu 2 dan 10 tahun, mencerminkan dinamika tersebut.

“Penguatan mata uang AS yang terjadi juga menjadi faktor penting dalam menentukan kebijakan BI,” tambah Perry.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *