Latest Program: Polda Metro ungkap 1.833 kasus narkoba, 2.485 tersangka diamankan
Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Narkoba Selama Januari-Maret 2026
Dalam periode tiga bulan pertama tahun 2026, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap 1.833 kasus terkait narkoba. Dalam rangkaian operasi tersebut, total 2.485 orang tersangka berhasil diamankan. Hal ini diungkapkan oleh Kombes Pol Ahmad David selama konferensi pers di Jakarta, Rabu.
“Polda Metro Jaya dan seluruh jajaran Polres telah menangkap pelaku peredaran serta penyalahgunaan narkoba sebanyak 1.833 kasus dan mengamankan 2.485 orang tersangka,” ujar David.
Dalam penjelasannya, David menyebutkan bahwa para tersangka memiliki peran berbeda. Sembilan di antaranya bertindak sebagai produsen, 972 orang berperan sebagai pengedar, sedangkan 1.504 tersangka lainnya adalah pengguna, pecandu, atau korban dari kejahatan narkoba. Menurut David, para pengguna dan pecandu mendapat perawatan melalui rehabilitasi medis serta sosial berbasis restorative justice.
Menurut data yang dihimpun, jumlah tersangka terdiri dari 2.283 laki-laki, 202 perempuan, 14 warga negara asing, dan tujuh anak-anak. Selain itu, dalam operasi tersebut, barang bukti narkoba berhasil disita sebanyak 712 kilogram yang mencakup berbagai jenis narkotika.
“Kita menyita sabu seberat 115,84 kilogram, ganja 275,92 kilogram, ekstasi 19,69 kilogram, tembakau sintetis 7,63 kilogram, bubuk bibit sintetis 4,5 kilogram, ketamin 16,02 kilogram, dan kokain 1,02 kilogram,” tambah David.
Dalam rincian tambahan, penyitaan juga mencakup 26.593 butir ekstasi, 873.950 butir obat-obatan berbahaya, 11.000 pcs cartridge vape yang berisi etomidate, 5.070 butir heavy five, serta 96 bungkus heavy water. David menjelaskan, bila dihitung berdasarkan nilai jual di pasar gelap, barang bukti tersebut bernilai hingga Rp280 miliar. Angka ini berdampak pada penyelamatan 5.173.407 nyawa masyarakat Jakarta dan sekitarnya dari bahaya narkoba.
Dalam pidatonya, David menekankan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus merupakan hasil kerja sama lintas pihak. “Komitmen Kapolda Metro Jaya dalam menjalankan program Asta Cita Presiden, khususnya memperkuat pemberantasan narkoba, terus dijalankan,” tuturnya.