Visit Agenda: Kesepakatan damai Sibenpopo–Banemo, warga sepakat akhiri konflik

Kesepakatan Damai Sibenpopo–Banemo, Warga Sepakat Akhiri Konflik

Satu hari setelah lama berlangsung, warga Desa Sibenpopo dan Desa Banemo di Kecamatan Patani Barat, Halmahera Tengah, Maluku Utara, menandatangani pernyataan damai untuk menyelesaikan pertikaian. Pernyataan ini diwujudkan berdasarkan keinginan tulus semua pihak yang terlibat dalam konflik.

Kepala Bidang Humas Polda Maluku Utara, Komisaris Besar Polisi Wahyu Istanto Bram, dalam wawancara di Ternate, Rabu, mengatakan kesepakatan tersebut menjadi fondasi penting bagi keamanan wilayah. “Ini adalah komitmen bersama untuk mempertahankan situasi yang stabil dan memperkuat hubungan antarwarga,” ujarnya.

“Sehingga dalam pernyataan bersama, masyarakat menegaskan bahwa mereka adalah saudara yang terikat nilai-nilai Fagogoru, serta menyesali konflik yang terjadi,” kata Bram.

Partisipasi Pemangku Kepentingan

Kegiatan penandatanganan dihadiri oleh Kapolda Maluku Utara, Inspektur Jenderal Polisi Polisi Waris Agono, serta unsur TNI, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat sebagai saksi. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan kolektif terhadap upaya meredakan ketegangan.

Sekarang, harapan baru muncul di tengah masyarakat Halmahera Tengah bahwa luka konflik bisa pulih. Kesepakatan ini dianggap langkah krusial dalam memulihkan persaudaraan yang sempat retak. Sebelumnya, perbedaan pemahaman memicu ketegangan antara kedua desa.

Komitmen Menuju Harmoni

Dalam suasana tenang dan penuh kesadaran, kedua belah pihak menyatakan keinginan untuk menjaga persaudaraan. Mereka juga berjanji mengakhiri segala konflik dan tidak mengulangi peristiwa serupa di masa depan.

Lebih lanjut, kedua desa menolak provokasi serta berkomitmen menyelesaikan masalah melalui musyawarah yang melibatkan tokoh adat, agama, dan pemerintah. Ini menandakan perubahan sikap menuju solusi bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *