Latest Program: Wagub Sulsel dorong UMKM tenun emas Sidrap naik kelas
Wagub Sulsel Dorong UMKM Tenun Emas Sidrap Naik Kelas
Makassar — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menekankan pentingnya pengembangan usaha kecil dan menengah (UMKM) tenun emas di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) agar mampu mengakses pasar yang lebih luas. Dalam kunjungannya ke perajin tenun emas di Kecamatan Tellulimpoe, Rabu, ia menyatakan bahwa tenun emas Sidrap memiliki peluang besar untuk menjadi bagian dari sektor ekonomi kreatif yang berbasis budaya.
“Kita ingin UMKM lokal seperti tenun emas ini tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan mampu menembus pasar yang lebih luas, karena kualitas dan nilai budayanya sangat kuat,” ujarnya saat berkunjung ke perajin.
Fatmawati menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulsel terus berupaya memperkuat program pembinaan UMKM melalui pelatihan, fasilitasi akses modal, serta perluasan pasar digital. Upaya ini bertujuan agar pertumbuhan ekonomi daerah menjadi lebih inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, tenun emas merupakan salah satu produk unggulan yang digali untuk mendukung ekonomi kreatif Sidrap.
Kunjungan tersebut juga menjadi semangat bagi perajin seperti Mannia Parenta (68), yang telah menekuni kerajinan ini selama puluhan tahun. Ia mengungkapkan bahwa proses pembuatan satu lembar kain tenun membutuhkan waktu hingga dua bulan, tergantung pada kesulitan motif. Bahan baku benang berasal dari Makassar, sementara inspirasi motif kini lebih banyak diambil dari tren di media sosial.
“Lewat Facebook, harganya bervariasi, ada yang Rp4 juta hingga Rp5 juta, tergantung tingkat kerumitan,” katanya.
Mannia berharap dukungan pemerintah tetap berlanjut, terutama dalam hal pemasaran, peningkatan kapasitas usaha, dan akses modal. Ia menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah terhadap para perajin lokal, yang menurutnya menjadi motivasi untuk menjaga serta mengembangkan usaha tersebut.
Dalam upaya memperkuat nilai tambah dan daya saing produk unggulan, Pemprov Sulsel fokus pada hilirisasi yang lebih efektif. Hal ini diharapkan bisa membuka peluang ekspor dan menarik minat konsumen di tingkat nasional maupun global.