Historic Moment: Promosikan hutan kota Rejang Lebong lewat ajang balap sepeda
Promosikan Hutan Kota Rejang Lebong lewat Ajang Balap Sepeda
Ajang Balap Sepeda dijadwalkan pada 18-19 April 2026
Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, sedang menyusun agenda acara balap sepeda yang akan berlangsung pada 18 dan 19 April 2026. Tujuan utama penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan wisata alam berupa hutan kota di Kecamatan Curup Timur. Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong, Riki Irawan, menjelaskan bahwa event ini bertujuan menarik minat wisatawan dan mengenalkan keindahan alam yang dimiliki daerah tersebut.
Menarik Peserta dari Berbagai Wilayah
“Salah satu upaya kita untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Rejang Lebong adalah dengan mengadakan ajang balap sepeda. Kegiatan ini akan dihelat di Hutan Kota yang berada di Desa Duku Ulu,” ujar Riki Irawan saat diwawancara di Rejang Lebong, Rabu.
Ia menambahkan, ajang ini dirancang agar dapat menarik perhatian hingga ratusan pesepeda dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk dari luar Pulau Sumatra. Sampai saat ini, jumlah pendaftar sudah mulai terlihat, dengan 100 peserta dari Jambi, Lubuklinggau, dan Pagar Alam. Target pihaknya adalah mencapai 500 peserta dalam acara tersebut.
Adanya Aktivitas Pendukung untuk Memperkaya Pengalaman Wisata
Menurut Riki Irawan, selain kompetisi balap sepeda, pihaknya juga siapkan berbagai kegiatan pendamping untuk memperaya atmosfer dan memperkuat hubungan antarpeserta. Contohnya seperti kegiatan berkemah bersama, panggung hiburan, serta hadiah menarik yang akan dibagikan. Ia menekankan bahwa tujuan utama acara ini adalah promosi pariwisata, bukan hanya prestasi atlet.
“Meskipun bersifat kompetitif, spirit utamanya adalah sport tourism. Fokus pemerintah daerah adalah memperkenalkan destinasi wisata secara luas,” tegasnya.
Rejang Lebong sebagai Pusat Wisata Alami
Kabupaten Rejang Lebong sudah dikenal sebagai salah satu sentra pariwisata di Provinsi Bengkulu. Daerah ini memiliki udara sejuk dan lingkungan alam yang asri, yang diharapkan menjadi daya tarik utama bagi peserta balap sepeda. Dengan adanya acara ini, Riki Irawan berharap lebih banyak wisatawan tertarik mengunjungi lokasi wisata yang ada di sana.