Latest Program: Undip gandeng Beijing University kerja sama program “double degree”
Semarang – Universitas Diponegoro Semarang menjalin kerja sama akademik internasional dengan Beijing University of Chemical Technology (BUCT), Tiongkok dalam penyelenggaraan program "double degree" untuk jurusan teknik kimia. Rektor Undip Prof Suharnomo di Semarang, Rabu, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi Undip sebagai universitas berkelas dunia. Kerja sama itu telah dilakukan melalui penandatanganan Agreement on Double Degree Program yang dilaksanakan secara hybrid melalui platform Zoom Meeting.
"Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring global Undip, khususnya dalam penguatan pendidikan teknik kimia berbasis standar internasional," katanya. Program tersebut dirancang dalam skema 2+2, yakni mahasiswa menempuh dua tahun awal di Undip dan melanjutkan dua tahun berikutnya di BUCT dengan kurikulum terintegrasi yang disepakati kedua institusi. Melalui sinergi tersebut, kata dia, diharapkan Undip mampu menghadirkan kolaborasi yang produktif, tidak hanya dalam pendidikan, tetapi juga penelitian dan transfer teknologi.
"Untuk menjadi universitas berkelas dunia, kemitraan global menjadi kunci dalam meningkatkan mutu akademik sekaligus memperluas kontribusi di tingkat internasional," katanya. Menurut dia, kerja sama tersebut tidak hanya berfokus pada mobilitas mahasiswa pada program akademik, melainkan juga ruang transformasi untuk membuka peluang lebih luas dalam pengembangan riset bersama, pertukaran dosen, dan transfer inovasi teknologi. "Melalui program double degree ini, mahasiswa akan memperoleh pengalaman akademik lintas negara yang memperkaya wawasan global, meningkatkan daya saing, membangun pemahaman budaya yang lebih kuat serta membentuk kompetensi lulusan yang adaptif," katanya.
Sementara President BUCT Prof Wang Feng menyampaikan apresiasi atas kemitraan strategis bersama Undip sebagai hasil dari proses panjang kolaborasi kedua institusi yang telah dibangun sejak kunjungan delegasi Undip ke BUCT pada tahun sebelumnya. "Penandatanganan program double degree ini menjadi pencapaian penting dalam memperdalam kerja sama antaruniversitas," katanya. Lebih dari sekadar kesepakatan akademik, kata dia, kerja sama itu adalah komitmen bersama untuk mencetak talenta unggul di bidang teknik kimia yang memiliki perspektif internasional.
Ia menjelaskan program tersebut tidak hanya menyelaraskan kurikulum dan sistem pembelajaran, tetapi juga memperkuat hubungan pendidikan antara Indonesia dan Tiongkok Ke depan, BUCT berharap kerja sama tersebut dapat diperluas ke bidang riset, pertukaran dosen, serta integrasi antara dunia akademik dan industri.