Main Agenda: Erick Thohir beberkan transformasi sepak bola dalam FIFA Campus
Erick Thohir Ungkap Proses Perubahan Sepak Bola Indonesia di FIFA Campus
Jakarta – Dalam acara FIFA Campus Executive Programme, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menjelaskan upaya transformasi yang sedang dijalankan untuk meningkatkan sepak bola nasional. Ia menyatakan bahwa PSSI kini berada dalam proses transformasi yang fokus pada penguatan manajemen, perbaikan standar profesional, serta penguasaan kepercayaan publik dalam olahraga tersebut.
Konsep Tata Kelola yang Jelas
Dalam wawancara, Erick menekankan bahwa tata kelola sepak bola bukan sekadar soal kontrol, tetapi lebih pada kejelasan visi dan tujuan. “Pemimpinan dalam sepak bola harus didasari oleh kejelasan aturan, peran, dan arah yang jelas,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa hal ini mencerminkan kinerja organisasi yang dibangun berlandaskan tiga prinsip utama: transparansi, profesionalisme, dan integritas.
“Transparansi membangun kredibilitas, profesionalisme mendorong hasil yang maksimal, dan integritas menjadi pondasi yang tak bisa dipertanyakan,” kata Erick.
Menurutnya, sepak bola yang berkembang tidak hanya diukur dari lapangan, tetapi juga dari cara kepemimpinan dan pengelolaannya. “Kami ingin sepak bola tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sistem yang adil, inklusif, dan bisa diandalkan oleh masyarakat,” ungkapnya. Dalam kesempatan ini, PSSI mendapat kehormatan menyelenggarakan program yang dihadiri 23 organisasi sepak bola dari Asia dan Oceania.
Erick menyoroti pentingnya tata kelola yang baik dalam mengarahkan keberhasilan olahraga. “Program ini mengingatkan kita bahwa sepak bola dimainkan di lapangan, tetapi dikelola melalui komitmen dan kepercayaan,” lanjutnya. Ia menekankan tanggung jawab PSSI sebagai anggota FIFA untuk menjaga standar integritas dan akuntabilitas dalam setiap tindakan.