Main Agenda: Tambal Harga Avtur Biar Ongkos Haji Tak Naik, Purbaya Guyur Rp1,77 T

Tambal Harga Avtur Biar Ongkos Haji Tak Naik, Purbaya Guyur Rp1,77 T

Jakarta, Pemerintah menyisihkan dana sebesar Rp1,77 triliun untuk menutupi kenaikan harga bahan bakar pesawat Avtur. Langkah ini bertujuan memastikan biaya transportasi haji tetap stabil. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa anggaran tambahan tersebut berasal dari realokasi dana dalam APBN 2026, setelah program efisiensi dilakukan. “Karena efisiensi itu diambil, ditaruh di satu tempat, kan. Maka dana itu akan dialokasikan ke kebutuhan baru,” ujar Purbaya di Istana Negara, Rabu (8/4/2026).

Purbaya menilai APBN mampu mengatasi tekanan harga energi yang diakibatkan konflik di Timur Tengah antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel sejak Februari 2026. Saat ini, konflik tersebut mulai mereda, sehingga harga minyak mentah dunia turun. “Cukup karena itu setahun. Dengan asumsi US$100, BBM dunia telah menurun, maka ruang anggaran masih luas,” tegasnya.

“Walaupun harga avtur naik, kita berani menurunkan biaya haji tahun ini. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk melindungi rakyat paling bawah,” ujar Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah, Rabu (8/4/2026).

Di samping itu, Prabowo juga berupaya mengurangi antrian haji. Tahun ini, durasi pendaftaran tidak lagi 48 tahun, melainkan paling lama 26 tahun. Ia bahkan menginginkan pengurangan waktu tersebut lebih lanjut. Selain itu, ia memerintahkan Garuda Indonesia untuk bermitra dengan Saudi Arabia Airlines dalam bentuk joint venture. Tujuannya adalah memecahkan masalah kekosongan pesawat Garuda saat kembali ke Tanah Air setelah membawa jemaah haji.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *