New Policy: Astra komitmen dampingi transformasi desa berbasis potensi lokal

Jakarta – Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro menegaskan komitmen untuk mendampingi transformasi desa berbasis potensi lokal, seperti pengembangan ekowisata berkelanjutan di Desa Sejahtera Astra Nyarai. “Astra berkomitmen untuk terus mendampingi transformasi desa berbasis potensi lokal,” ujar Djony dalam keterangannya yang diterima di Malang, Jawa Timur, Kamis. Djony menyampaikan pengembangan ekowisata berkelanjutan di Desa Sejahtera Astra Nyarai menjadi contoh bahwa pelestarian lingkungan dan penguatan ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan.

Ketika masyarakat memperoleh akses terhadap pelatihan, penguatan kapasitas, serta dukungan ekosistem yang tepat, Djony menilai masyarakat tidak hanya memiliki sumber penghidupan yang lebih stabil dan aman, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kelestarian kawasan secara berkelanjutan. Ke depan, tutur Djony, pengembangan Desa Sejahtera Astra Nyarai diharapkan terus memperkuat ekonomi berbasis pariwisata alam berkelanjutan serta menjadi contoh pengelolaan potensi lokal yang selaras dengan upaya pelestarian lingkungan. Di sisi lain, Tokoh Penggerak Desa Sejahtera Astra Nyarai Ritno Kurniawan menyampaikan, sebelum terjadi transformasi desa, mayoritas masyarakat desa memperoleh penghasilan dari penebangan kayu dengan pendapatan sekitar Rp100 ribu per sekali angkut, dengan frekuensi rata-rata tiga kali dalam seminggu.

Aktivitas tersebut memiliki risiko keselamatan tinggi serta berpotensi merusak kawasan lindung Bukit Barisan. Setelah terdapat program Desa Sejahtera Astra, Ritno menyampaikan sebagian masyarakat yang sebelumnya bekerja sebagai penebang kayu kini telah beralih menjadi pemandu wisata yang tersertifikasi. “Dengan pendampingan yang konsisten, masyarakat mulai terbuka dan percaya diri menjadi pemandu wisata penghasilan rata-rata mencapai Rp400–500 ribu per minggu,” ujar Ritno.

Saat ini, Ritno mencatat 45 pemandu arung jeram dan lebih dari 100 warga terlibat dalam pengelolaan kawasan wisata, dengan 25 orang menjadi pengurus inti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *