Key Strategy: Kronologi Adu Senggol Innova di Jalan Tol Versi Sopir Livina

Kronologi Adu Senggol Innova di Jalan Tol Versi Sopir Livina

Latar Belakang Kejadian

Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya sedang memeriksa MW, pengemudi Nissan Grand Livina, terkait insiden tabrakan antara mobilnya dengan Toyota Innova di jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono. MW menceritakan kejadian tersebut kepada penyidik, Rabu (8/4), bahwa adegan berawal saat dirinya melintasi jalan itu sebelum exit Pluit.

Pada waktu itu, MW berencana mengubah jalur dari lajur 1 ke lajur 2. “Di mana saat itu posisi lajur 2 berada di antara dua kendaraan, kendaraan satu di depannya Toyota Innova warna Silver nopol B-1856-URB dan kendaraan dua di belakangnya Toyota Innova abu-abu nopol B-1188-IP,” jelas Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani.

Detil Peristiwa

Saat MW sedang berusaha menggeser jalur, Toyota Innova B-1188-IP mengeluarkan suara klakson panjang. Dengan demikian, MW memutuskan tidak melanjutkan perpindahan. Namun, di saat yang sama, Toyota Innova B-1856-URB yang ada di depannya justru memepet mobil MW secara berulang tanpa memberi tahu untuk menepi.

“Hanya memepet-mepet saja sehingga MW takut dan menancapkan gasnya, namun tetap saja kendaraan B-1856-URB mengejar sambil memepet MW,” ujar Ojo.

Sebelum pintu exit Tol Kemayoran, mobil MW dihentikan paksa. MW lalu menghentikan kendaraannya. “Dan pengendara B-1856-URB turun satu orang laki-laki ingin merampas kunci dan berbicara kotor ke MW,” tambah Ojo. “Tidak lama turun dua orang laki-laki dan perempuan dari kendaraan B-1188-IP, menghampiri MW juga untuk yang laki-laki memperhatikan saja dan yang perempuan sempat melerai dengan ucapan pengendara satu,” sambungnya.

Transaksi dan Kesepakatan

Menurut keterangan polisi, MW mengaku ada kesepakatan ganti rugi di lokasi kejadian. Dirinya diminta membayar kerusakan atau lecet pada mobil Innova silver. “Setelah kurang lebih lima menit argumen pengendara 1 (Toyota Silver) meminta tuntutan untuk mengganti hasil lecet kendaraannya sebesar Rp2 juta namun dilakukan nego Rp1 juta namun tetap meminta Rp2 juta sehingga MW menurutinya dengan mentransfer Rp 2 juta,” tutur Ojo.

Ojo menyebut setelah transaksi selesai, kedua belah pihak melanjutkan perjalanan. Namun, MW berencana mengajukan laporan ke ranah hukum dengan membawa bukti visum, kerusakan kendaraan, serta bukti transfer.

Langkah Selanjutnya

Ojo menegaskan bahwa pihaknya akan memanggil dua mobil Innova yang terlibat dalam video viral tersebut untuk dimintai keterangan. “Yang masalah itu dengan (Inova Silver) B-1856-URB, tapi (Inova Abu-abu) B-1188-IP pun perlu untuk memastikan apakah ada keterlibatan atau tidak,” ujarnya.

Sebelumnya, insiden yang tayang seperti film laga melibatkan mobil Toyota Innova dan Nissan Grand Livina di jalan tol Kemayoran, Jakarta Pusat. Dalam video yang beredar, Grand Livina didorong kecepatan tinggi lalu disusul Innova dari sisi kanan. Innova kemudian menyerempet hingga Grand Livina hampir menabrak pembatas jalan di kiri.

Agresivitas belum berhenti, Grand Livina yang ingin menyalip dari kanan ruangnya ditutup Innova. Saat itu, mobil Livina menghindar hingga menabrak pembatas jalan di sisi kanan. Kedua kendaraan sempat melambat, lalu sopir Livina kembali mencoba menyalip dari kiri yang lagi-lagi ditutup pengemudi Innova. Akhirnya, mobil-mobil tersebut berhenti, dan pengemudi Innova menghampiri sopir Livina tampak berusaha mencabut kunci.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *