Important News: Trump sebut AS akan bantu atasi penumpukan lalu lintas Selat Hormuz

Trump sebut AS akan bantu atasi penumpukan lalu lintas Selat Hormuz

Washington – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa pihaknya akan berpartisipasi dalam upaya mengurangi kemacetan kapal di Selat Hormuz setelah gencatan senjata selama dua pekan antara AS dan Iran diumumkan. Dalam wawancara di platform Truth Social, Trump menegaskan bahwa perjanjian tersebut membuka peluang untuk “Masa Keemasan Timur Tengah” dan menawarkan bantuan dalam memulihkan kondisi jalur laut. “Akan ada banyak aksi positif! Banyak uang akan dihasilkan. Iran bisa memulai proses rekonstruksi,” ujarnya dalam

sebuah kutipan langsung

.

Menurut Trump, AS akan memastikan pasokan berbagai komoditas dapat bergerak tanpa hambatan melalui selat strategis tersebut. “Kami hanya akan berada di sekitar Selat Hormuz untuk memastikan arus kapal berjalan lancar,” tambahnya.

Sebelum mengesahkan penghentian sementara serangan dan pengeboman terhadap Iran selama dua pekan, Trump memberi batas waktu kepada Iran untuk mengembalikan akses ke Selat Hormuz dan mencapai kesepakatan. Perjanjian ini diumumkan pada Selasa (7/4), dan dianggap sebagai langkah penting untuk stabilisasi wilayah.

Ketegangan di Timur Tengah meningkat signifikan sejak AS dan Israel meluncurkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang menyebabkan lebih dari 1.400 korban, termasuk Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran. Sebagai balasan, Iran melakukan serangan dengan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menyimpan aset militer AS.

Saat ini, Iran terus membatasi pergerakan kapal melalui Selat Hormuz, yang menjadi jalur laut utama bagi komoditas global. Langkah ini berdampak pada aliran bahan bakar dan barang-barang vital ke berbagai wilayah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *