Announced: Araghchi: AS harus pilih gencatan senjata atau perang lewat Israel

Istanbul – Iran memperingatkan Amerika Serikat untuk harus memilih antara gencatan senjata atau perang berkelanjutan melalui Israel dan tidak bisa keduanya. "Syarat-syarat gencatan senjata Iran-AS jelas dan eksplisit, Amerika harus memilih antara gencatan senjata atau perang berkelanjutan melalui Israel. AS tidak dapat memiliki keduanya," tulis Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi di platform X pada Rabu (8/4).

Araghchi menambahkan bahwa dunia melihat pembantaian di Lebanon. "Bola ada di tangan Amerika dan dunia sedang mengamati apakah AS akan bertindak sesuai komitmennya," katanya. Mengutip sumber terpercaya, kantor berita semi-resmi Tasnim melaporkan bahwa Teheran akan menarik diri dari kesepakatan gencatan senjata dengan AS jika Israel terus melanggarnya melalui serangan terhadap Lebanon.

Tentara Israel mengatakan mereka menyerang lebih dari 100 lokasi dalam waktu 10 menit di berbagai wilayah di Beirut, Lembah Beqaa, dan Lebanon selatan, dalam serangan terkoordinasi "terbesar" sejak dimulainya serangan terbaru di Lebanon. Sambil secara bersamaan menyerang Iran sejak 28 Februari lalu, Israel telah melancarkan serangan udara dan serangan darat di Lebanon selatan sejak serangan lintas batas oleh kelompok pejuang Hizbullah pada 2 Maret. Agresi itu tetap dilakukan meskipun gencatan senjata telah berlaku sejak November 2024.

Setelah mediasi Pakistan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa (7/4) mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan dengan Iran dan mengatakan Teheran mengajukan proposal 10 poin yang dapat diterapkan untuk negosiasi. Pengumuman itu disampaikan kurang dari dua jam sebelum berakhirnya tenggat waktu yang ditetapkan Trump bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan bernegosiasi atau Teheran akan menghadapi "kehancuran seluruh peradaban".

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *