Special Plan: Kemendikdasmen dukung ketahanan siber pendidikan lewat “Bug Bounty”

Kemendikdasmen Dukung Ketahanan Siber Pendidikan Melalui “Bug Bounty”

Jakarta – Pusdatin Kemendikdasmen meluncurkan Program Bug Bounty 2026 sebagai upaya meningkatkan keamanan digital di sektor pendidikan nasional. Program ini bertujuan mengubah peran para pelaku pendidikan dari sekadar pengguna menjadi kontributor dalam mengatasi masalah keamanan informasi.

“Program ini dapat menjadi jembatan untuk mewujudkan passion di bidang keamanan siber menjadi prestasi yang membanggakan,” ujar Wibowo Mukti, Kepala Pusdatin Kemendikdasmen.

Lingkungan Aman untuk Pengujian Keamanan

Pusdatin menyediakan ruang aman (sandbox) bagi peserta untuk mengeksplorasi metode pengujian tanpa mengganggu layanan Kemendikdasmen. Mekanisme ini dirancang agar setiap individu bisa berpartisipasi secara nyaman. Pendaftaran dibuka pada 6–30 April 2026 melalui platform Aman Bersama, dengan pendaftaran terbuka di laman https://amanbersama.kemendikdasmen.go.id. Tahap pengujian akan berlangsung pada 1–22 Mei 2026.

Proses Penilaian dalam Dua Tahap

Evaluasi peserta terbagi dalam dua fase. Fase pertama menilai aspek teknis dengan bobot 70 persen, mengacu pada standar CVSS v3.1, sementara aspek pelaporan menyumbang 30 persen. Pada tahap kedua, lima finalis dari setiap kategori akan menjalani wawancara, dengan penilaian berdasarkan teknik pengujian (60 persen), kemampuan komunikasi (20 persen), dan orisinalitas (20 persen).

Ajakan untuk Ikut serta dalam Bug Bounty 2026

Kegiatan ini ditutup dengan Anugerah Bug Bounty 2026 pada 19 Juni 2026. Wibowo meminta partisipasi aktif dari seluruh individu pendidikan yang tertarik pada keamanan siber. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor menghadapi ancaman siber yang semakin rumit.

Penekanan pada Ancaman Berbasis Kecerdasan Artifisial

Wibowo menyoroti peningkatan serangan ransomware dan phishing yang memanfaatkan kecerdasan artifisial sepanjang 2025. Ia menegaskan bahwa program ini bertujuan melatih dan menumbuhkan keahlian di bidang siber di kalangan pendidikan. Peserta yang berhasil akan mendapatkan uang pembinaan, sertifikat yang terdaftar di Puspresnas, serta akses ke komunitas Manggala Edu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *