Latest Program: Anggota DPR: Biaya haji tak naik bukti negara hadir atasi dinamika

Anggota DPR Apresiasi Pengendalian Biaya Haji yang Tetap Stabil

Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI, Sandi Fitrian Noor, menilai penurunan biaya haji tahunan sebagai bukti kehadiran negara dalam mengelola dinamika global yang dipengaruhi konflik Timur Tengah. Ia menekankan bahwa kebijakan yang diambil oleh pemerintah, khususnya di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, berhasil mengurangi tekanan inflasi terhadap biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2026. “Ini menunjukkan kemampuan pemerintah dalam menjaga stabilitas biaya haji meski ada tekanan dari kenaikan harga avtur,” ujarnya di Jakarta, Kamis.

Optimalisasi Efisiensi dan Kebijakan Investasi

Sandi menyebutkan bahwa pengurangan biaya mencapai Rp2 juta dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini didorong oleh efisiensi pengelolaan akomodasi di Arab Saudi, hasil dari negosiasi yang lebih intensif. “Dengan manajemen keuangan yang profesional, kenaikan biaya akibat ancaman perang global bisa dikendalikan,” tambahnya.

“Tanpa subsidi, biaya haji mungkin naik signifikan. Tugas Komisi VIII adalah memastikan BPKH terus meningkatkan efisiensi investasi syariah secara hati-hati,” katanya.

Menurut Sandi, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengelola dana sekitar Rp171 triliun. Meski hasil investasi bersih 2024 mencapai Rp11,6 triliun, batasan regulasi masih membatasi porsi investasi saham maksimal 30 persen. Ia menyarankan pemerintah mengkaji peningkatan batas tersebut menjadi 40 persen untuk saham syariah blue-chip, dengan tetap menjaga prinsip prudensial.

“Semakin tinggi return investasi, semakin rendah beban jamaah. Namun, peningkatan ini perlu dilakukan secara bertahap dan dipantau secara ketat,” tambahnya.

Sandi juga mengapresiasi kebijakan BPKH dalam menjaga likuiditas dana haji yang setara dua kali total biaya tahunan. Jika biaya haji mencapai Rp17 triliun, cadangan likuiditas mencapai Rp40 triliun melalui deposito syariah yang mudah dicairkan. “Negara harus menjadi pelindung. Dengan optimalisasi nilai manfaat dan likuiditas yang kuat, saya yakin biaya haji tetap terkendali,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *