Official Announcement: Trump ancam lakukan serangan jika Iran gagal mematuhi kesepakatan

Trump Ancam Serang Iran Jika Kesepakatan Tidak Dipatuhi

Istanbul – Pemimpin Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa seluruh pasukan, kapal, dan peralatan militer AS akan “berada dalam dan sekitar Iran hingga kesepakatan yang telah dicapai sepenuhnya dijalankan.” Pernyataan tersebut diucapkan dalam konteks ancaman serangan jika Iran tidak memenuhi kewajibannya. Trump menegaskan bahwa jika kesepakatan tidak terpenuhi karena alasan apa pun, “serangan akan dimulai dengan intensitas yang lebih besar, lebih efektif, dan lebih dahsyat dari sebelumnya.”

“Jika kesepakatan tidak terwujud, maka penembakan akan dimulai,” tegas Trump.

Menurut Trump, kesepakatan soal “tidak ada senjata nuklir” telah tercapai “sejak lama,” meski terdapat “retorika palsu yang menyatakan sebaliknya.” Ia menambahkan bahwa dengan adanya kesepakatan ini, “Selat Hormuz akan tetap terbuka dan aman.”

“Tidak ada senjata nuklir dan Selat Hormuz akan terbuka serta aman,” ujarnya.

Pada 7 April, Iran dan AS mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu sebagai upaya membuka ruang negosiasi untuk mencapai kesepakatan akhir. Langkah ini bertujuan mengakhiri serangan yang dilakukan AS dan Israel terhadap Iran sejak 28 Februari, yang telah menewaskan dan melukai banyak korban. Pengumuman tersebut diberikan kurang dari dua jam sebelum batas waktu yang telah diperpanjang beberapa kali oleh Trump. Trump memberi tenggat waktu agar Iran membuka kembali Selat Hormuz dan menerima kesepakatan, atau menghadapi “kehancuran seluruh peradaban.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *