Key Strategy: Roadmap ASEAN-SEAMEO memuat tujuh hal penting bagi anak usia dini
Roadmap ASEAN-SEAMEO memuat tujuh hal penting bagi anak usia dini
Jakarta – Dalam acara peluncuran Peta Jalan bersama ASEAN-SEAMEO tentang pendidikan dan pengasuhan anak usia dini di Asia Tenggara, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyampaikan tujuh aspek utama yang menjadi fokus pengembangan layanan pendidikan usia dini.
Penyusunan dan Tujuan Peta Jalan
Peta Jalan ini bukan hanya berupa komitmen bersama, tetapi juga berfungsi sebagai pedoman teknis yang bisa diimplementasikan dalam kebijakan, program, dan investasi oleh setiap negara anggota. Menurut Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen) Gogot Suharwoto, dokumen tersebut bertujuan untuk memastikan setiap anak di kawasan tersebut memiliki akses ke pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan holistik.
“Ini adalah komitmen kami untuk memastikan bahwa setiap anak di Asia Tenggara memiliki akses ke PAUD yang berkualitas, inklusif, dan holistik,” ujarnya.
Empat Aspek Utama dalam Roadmap
Dirjen PAUD Dikdasmen Gogot Suharwoto menjelaskan bahwa tujuh hal penting ini mencakup peningkatan akses ke pendidikan usia dini, peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan sumber daya manusia, serta penguatan kemitraan. Ia menekankan bahwa sekitar 95 persen lembaga PAUD di Indonesia bersifat swasta, sehingga kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi penting.
“Penguatan mitra di Indonesia karena lembaga PAUD ini kebanyakan 95 persen swasta, jadi harus kita libatkan kemitraan,” ucapnya.
Menurut Gogot, aspek lain yang termasuk dalam roadmap adalah pengasuhan anak, pemanfaatan teknologi, dan pendanaan. Dalam hal teknologi, pihaknya telah menyebarluaskan perangkat digital interaktif ke 64 ribu lembaga PAUD di seluruh Indonesia.
Pendanaan dan Pengasuhan
Sebagai bagian dari strategi, pendanaan pendidikan usia dini juga diprioritaskan. Gogot menjelaskan bahwa PAUD kini bisa didanai dari berbagai sumber, seperti pemerintah pusat, daerah, hingga desa.
“PAUD juga sudah bisa didanai dari berbagai sumber, baik dari pemerintah pusat, daerah, maupun desa,” ujarnya.
Pengasuhan anak usia dini, yang merupakan bagian kelima dari roadmap, menuntut perhatian khusus dalam menyediakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan sejak dini.
Pelibatan Pemangku Kepentingan
Penyusunan roadmap ini melibatkan berbagai pihak di tingkat regional. Pendekatan yang diterapkan menekankan integrasi antar sektor, seperti pendidikan, kesehatan, gizi, dan perlindungan anak. Dengan cara ini, pengembangan PAUD tidak hanya dilakukan secara terpisah, tetapi bersifat holistik dan komprehensif.