New Policy: Pemkot Bukittinggi gelar sekolah keluarga tingkatkan kualitas generasi

Pemkot Bukittinggi gelar sekolah keluarga tingkatkan kualitas generasi

Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, kembali meluncurkan program Sekolah Keluarga sebagai langkah untuk memperkuat ketahanan keluarga dan mencegah berbagai tantangan sosial. Program ini bertujuan membentuk generasi yang lebih baik dengan fokus pada delapan fungsi utama keluarga, seperti keagamaan, budaya, pendidikan, serta lingkungan hidup.

“Pembangunan ketahanan keluarga membutuhkan perencanaan yang matang. Selama tujuh tahun, Sekolah Keluarga menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas kehidupan rumah tangga,” jelas Yessi Endriani, Ketua PKK Bukittinggi.

Yessi menyoroti beberapa isu sosial yang masih mengemuka, seperti angka stunting yang tinggi, kasus narkoba yang meresahkan, dan pola pergaulan bebas di kalangan remaja. Ia menegaskan bahwa masalah tersebut menjadi tanggung jawab bersama, termasuk peran aktif para camat dan lurah dalam memberikan penanganan di tingkat kelurahan.

“Modul pembelajaran di Sekolah Keluarga dibuat berdasarkan kajian para ahli, termasuk pakar parenting, tokoh adat, dan ulama. Kami harap program ini bisa menjangkau lebih banyak masyarakat,” kata Susi Yanti, Kepala Dinas DP3APPKB Kota Bukittinggi.

Menurut Susi, Sekolah Keluarga dirancang agar dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk tahun 2026, program ini akan melibatkan 720 peserta dengan jumlah maksimal 30 orang per kelurahan. Sampai saat ini, tercatat sebanyak 2.267 peserta yang telah lulus, atau sekitar 5,3 persen dari total 42.733 kepala keluarga di wilayah tersebut.

Program ini tidak hanya mencakup penguatan fungsi keluarga, tetapi juga bertujuan mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta menciptakan generasi yang tangguh dan berdaya saing. Dengan pendekatan berbasis dasawisma, kebijakan ini diharapkan mampu menyisir permasalahan hingga ke tingkat terbawah dalam masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *