Key Discussion: Dubes Saudi minta Megawati berperan aktif terkait situasi Timur Tengah
Dubes Saudi Harapkan Megawati Aktif dalam Menghadapi Situasi Timur Tengah
Jakarta – Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, mengharapkan Presiden kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, berpartisipasi secara aktif dalam situasi terkini di kawasan Timur Tengah. Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman Megawati di Menteng, Jakarta, pada hari Kamis. Megawati ditemani oleh Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah, Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan PDIP Andi Widjajanto, serta Guntur Romli.
Pertemuan berlangsung dalam suasana yang hangat selama hampir dua jam. Sebelum menyalami Dubes Saudi, Megawati menyoroti hadiah anggrek putih yang diberikan oleh Dubes tersebut. “Anggrek berwarna putih yang asli, yang lain rekayasa genetika,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis.
“Anggrek berwarna putih yang asli, yang lain rekayasa genetika” kata Megawati dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.
Dubes Saudi juga menyampaikan selamat Idul Fitri kepada Megawati serta mengapresiasi gelar doktor kehormatan yang diberikan oleh Princess Nourah University (PNU) di Riyadh. Universitas perempuan terbesar di dunia ini memberikan gelar tersebut pada Februari lalu. Megawati merespons dengan mengucapkan rasa terima kasih atas anugerah tersebut, serta menyampaikan apresiasi terhadap penerimaan yang baik selama melakukan umrah bersama keluarga setelah menerima gelar doktor.
“Saya berterima kasih karena proses umroh yang saya jalani kemarin berjalan dengan baik,” kata Megawati kepada Dubes Saudi.
Ahmad Basarah, yang ikut serta dalam umrah tersebut, menjelaskan bahwa Megawati mengamati pembangunan di Masjidil Haram dan mengetahui rencana kuota haji 6 juta pada 2030. Ia juga mengusulkan penanaman pohon di kota suci dan daerah pelaksanaan ibadah haji, khususnya “pohon Soekarno”.
“Dubes Saudi sangat gembira dengan usulan Ibu Megawati dan menjelaskan bahwa Arab Saudi memang memiliki program penanaman 10 miliar pohon. Karena itu beliau dengan tangan terbuka akan menyambut tawaran Ibu Megawati,” kata Basarah.
Megawati menunjukkan kesediaan untuk bekerja sama, dengan menawarkan hasil penelitian tentang jenis pohon yang cocok dengan kondisi alam Saudi Arabia serta sumbangan bibit. Sementara itu, Dubes Saudi menekankan pentingnya peran Megawati dalam stabilitas kawasan Timur Tengah.
“Menurut Dubes Arab Saudi, Ibu Megawati Soekarnoputri adalah sosok penting dalam politik lokal dan global yang memiliki perhatian pada isu lingkungan dan geopolitik. Karena itu suara Ibu Megawati sangat penting dan berdampak pada dunia Islam serta global untuk menjaga stabilitas kawasan dan perdamaian dunia,” kata Basarah.
Dubes Saudi juga menyoroti dukungan Megawati terhadap gencatan senjata yang telah berlangsung selama dua minggu. Ia menambahkan bahwa Megawati siap menjadi jembatan bagi pihak yang berkonflik untuk mencapai perdamaian sejati, sebagaimana mengikuti ajaran geopolitik Bung Karno.
“Ibu Megawati merespon positif terkait permintaan dari Dubes Saudi, beliau juga mendukung terkait gencatan senjata yang sudah disepakati selama 2 pekan dan mengikuti ajaran geopolitik Bung Karno, Ibu Megawati siap menjadi jembatan bagi siapapun yang berkonflik untuk mencapai perdamaian sejati. Ibu Megawati menyinggung bahwa beliau juga merupakan special envoy (utusan khusus) yang menjadi jembatan antara Korea Selatan dan Korea Utara,” tuturnya.